News Parlementaria

Bahas Antisipasi Virus Corona di Samarinda, Pemkot Gelar Rakor

KLIKSAMARINDA – Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti, menghadiri Rapat Koordinasi Terkait kewaspadaan kasus Virus Corona (Covid-2019) di Kota Samarinda. Dalam rapat tersebut, Sri Puji Astuti meminta agar seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan dan tetap tenang dalam menghadapi fenomena Virus Corona.

Rapat ini berlangsung di Ruang Rapat Utama Balai Kota, Samarinda, Rabu 4 Maret 2020.

Walikota Samarinda, Syaharie Jaang didampingi Sekretaris Daerah kota Samarinda, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, dan Perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur turut hadir dalam rapat ini.

Selain itu, hadir Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Samarinda, Perwakilan dari Diskominfo, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kepala UPT Puskesmas Sekota Samarinda, dokter dan petugas surveilans Puskesmas dan RS Sekota Samarinda dan pihak lain yang terkait.

Rapat digelar sehubungan dengan pemantauan 5 pasien di Kota Samarinda yang diduga positif terjangkit virus Corona (Covid-19). Kelima pasien tersebut, setelah menjalani pemeriksaan ternyata negatif Covid-19 dan tidak ada isolasi di Kota Samarinda.

Di Samarinda, hingga saat ini dipastikan belum ada kasus yang positif. Menurut laporan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Samarinda, Ismed Kosasih, Kota Samarinda sendiri sampai saat ini warga Samarinda sendiri belum ada pasien dalam pengawasan maupun karantina terkait Virus Corona.

Walaupun Kota Samarinda sendiri belum ada terlihat gejala-gejala masyarakatnya yang terkena penyakit Covid 19, Pemerintah bekerjasama dengan dinas terkait sigap dalam menyikapi virus yang mulai menghantui tanah air ini.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan, Syabilal bertekad akan memperketat pengawasan dari sektor pelabuhan maupun di sektor udara.

Meskipun demikian, Walikota Samarinda Syaharie Jaang tetap menghimbau kepada masyarakat agar selalu berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

“Apabila anda, saudara atau teman anda merasakan kondisi gejala Covid-19 ataupun melihat seseorang yang memiliki gejala Covid-19 dan apabila menemukan informasi yang perlu diketahui oleh pemerintah, laporkan ke 112,” ujar Syaharie Jaang. (*)

Copyright@2015-2020