Politik

Andi Harun Masih Pertimbangkan Maju di Pilgub Kaltim November 2024

KLIKSAMARINDA – Warga Kalimantan Timur (Kaltim) akan menghadapi Pemilihan Gubernur (Pilgub) yang menentukan arah kepemimpinan provinsi tersebut untuk periode 2024-2029 pada November 2024 mendatang. Dalam membahas agenda Pilgub Kaltim 2024, satu nama yang mencuat adalah Wali Kota Samarinda, Andi Harun, yang tampaknya mempertimbangkan langkah besar untuk naik ke tingkat yang lebih tinggi.

Pertanyaan tentang apakah Andi Harun akan maju ke posisi Gubernur Kaltim di Pilgub 2024 menjadi topik yang hangat. “Emang kira-kira sudah pantas” ujarnya saat ditemui di Gedung Pencak Silat pada Minggu, 3 Maret 2024.

Andi Harun menyoroti kebutuhan untuk pemimpin di Kaltim yang berasal dari anak terbaik. “Dalam pemilihan daerah, betul-betul harus mereka mengetahui tentang sosok figur yang dipandang paling pantas untuk memimpin,” ungkapnya.

Ia tidak hanya menekankan popularitas dan dukungan partai politik, melainkan mengajak masyarakat untuk menilai calon pemimpin berdasarkan latar belakang dan integritas mereka. Orang nomor satu di kota tepian ini merinci beberapa tantangan dan proyek masa depan yang harus dihadapi oleh gubernur baru. Infrastruktur, konektivitas antar kabupaten/kota, dan pembangunan sektor pertanian, perikanan, dan perindustrian menjadi prioritas yang perlu dilanjutkan.

“Tidak hanya karena faktor uang dan partai politik. Figuritas itu penting,” pungkasnya.

Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi telah mengeluarkan pertimbangan Hukum Putusan Perkara No.12/PUU-XXII/2024 Mahkamah Konstitusi yang menyatakan bahwa mengingat pentingnya tahapan penyelenggaraan Pilkada yang telah ditentukan yang ternyata membawa implikasi terhadap makna keserentakan Pilkada secara nasional, Mahkamah perlu menegaskan ihwal jadwal yang telah ditetapkan dalam Pasal 201 ayat (8) UU Pilkada yang menyatakan, “Pemungutan suara serentak nasional dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dilaksanakan pada bulan November 2024”.

Oleh karena itu, Pilkada harus dilakukan sesuai dengan jadwal dimaksud secara konsisten untuk menghindari adanya tumpang tindih tahapan-tahapan krusial Pilkada serentak 2024 dengan tahapan Pemilu 2024 yang belum selesai. Artinya, termasuk di dalamnya penyelenggaraan Pilgub Kaltim. (Pia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
DMCA.com Protection Status