19 April 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Wings Air Batal Terbang Akibat Dampak Erupsi dan Aktivitas Gunung Dukono Halmahera Utara


Wings Air Batal Terbang Akibat Dampak Erupsi dan Aktivitas Gunung Dukono Halmahera Utara
Ilustrasi

KLIKSAMARINDA.COM - Pembatalan penerbangan menjadi tindakan maskapai Wings Air yang melayani rute Bandar Udara Sultan Babullah, Ternate, Maluku Utara (TTE) ke Bandar Udara Leo Wattimena, Morotai, Maluku Utara (OTI) nomor IW-1172 dan Morotai ke Ternate bernomor IW-1171 mengalami pembatalan atau cancel flight.

Keterangan terbaru pembatalan penerbangan tersebut berdasarkan pengumuman resmi dari otoritas bandar udara (notam) nomor C3210/19, operasional Bandar Udara Leo Wattimena ditutup mulai 15 April 2019 pukul 09.50 WIT hingga 11.00 WIT pada 16 April 2019.

Menurut Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro, pembatalan ini dalam upaya memastikan keselamatan dan keamanan. Penutupan bandar udara untuk penerbangan sipil adalah dampak erupsi dan aktivitas Gunung Dukono, di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Halmahera Utara bagian Utara, Maluku Utara. Material abu vulkanik dapat merusak pesawat, sehingga membahayakan penerbangan.

"Wings Air sudah menginformasikan kepada seluruh pelanggan yang terganggu perjalanannya dan akan memperbarui sesuai perkembangan terkini," ujar Danang dalam siaran pers, Senin 15 April 2019

Sehubungan pembatalan penerbangan hari ini, manajemen memberikan solusi kepada seluruh pelanggan yang terkena dampak, antara lain penjadwalan ulang keberangkatan di hari berikutnya dan melakukan pengembalian dana sesuai aturan yang berlaku.

"Wings Air selalu mengedepankan aspek safety sehingga dampak yang kemungkinan timbul dari kondisi tersebut dapat diminimalisir dan diantisipasi lebih awal atau sedini mungkin," lanjutnya.

Pihaknya bekerja sama dan berkoordinasi dengan otoritas penerbangan, pengelola bandar udara dan pengatur lalu lintas udara setempat. Operasional Wings Air akan menyesuaikan keputusan otoritas bandar udara dan airport dinyatakan aman.

Kondisi terganggunya operasional dari akibat gunung meletus termasuk force majeure yaitu keadaan yang terjadi di luar kemampuan sumber daya manusia dan perusahaan. (*)




Comments

comments


Komentar: 0