19 April 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Demo Tolak Pabrik Semen di Samarinda: Polisi, Mahasiswa, dan Wartawan Terluka


Demo Tolak Pabrik Semen di Samarinda: Polisi, Mahasiswa, dan Wartawan Terluka
Petugas dari Polresta Samarinda, Iptu Hardi menjadi korban pelemparan batu ketika aksi mahasiswa menolak pembangunan pabrik semen, Senin, 25 Maret 2019, di depan Kantor Gubernur Kaltim.

KLIKSAMARINDA.COM - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Karts Kaltim turun ke jalan, Senin, 25 Maret 2019. Namun, aksi tersebut tak berjalan mulus.

Pasalnya, Gubernur Kaltim, Isran Noor tidak menemui mahasiswa. Gubernur memilih mendengarkan orasi mahasiswa dari ruangan kerjanya. Bahkan, aksi sempat memanas di antara kedua belah pihak.

Akibat kericuhan antara mahasiswa dan pihak kemananan dari aparat, setidaknya tiga orang mahasiswa mengalami luka. Dua di antaranya dilarikan ke rumah sakit.

Sementara dari pihak kepolisian, dua petugas mengalami luka di bagian kepala dan satu orang di sekitar mata bagian kanan. Salah satunya petugas dari Polresta Samarinda yang berupaya meredam aksi mahasiswa itu.

Iptu Hardi meminta agar mahasiswa bisa menahan diri. Namun, sejumlah batu melayang dari arah luar pagar dan mengenai kepala Iptu Hardi. Akibatnya, darah segar mengalir dari kepalanya.

Seorang personel Brimob juga mengalami luka pada bagian pelipis matanya saat menghalau ratusan mahasiswa.

Wakapolresta Samarinda AKBP Dedi Agustono mengatakan, ”Saat terjadi aksi anarkis, dua personel polisi mengalami cidera akibat lemparan batu. Bahkan, ada juga rekan wartawan yang menjadi korban,” ujarnya. 

Sekitar pukul 17.00 WITA, pengunjuk rasa membubarkan diri. (*)

 

Reporter : Afwan Zaid Husein    Editor : Dwi Hendro B.



Comments

comments


Komentar: 0