19 April 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Mahasiswa Ultimatum Gubernur Kaltim, Desak Cabut Izin Pabrik Semen


Mahasiswa Ultimatum Gubernur Kaltim, Desak Cabut Izin Pabrik Semen

KLIKSAMARINDA.COM - Rencana pendirian pabrik semen di Kaltim terus menuai penolakan. Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Karts Kaltim turun ke jalan, Senin, 25 Maret 2019.

Namun, aksi tersebut tak berjalan mulus. Gubernur Kaltim, Isran Noor tidak menemui mahasiswa dan memilih mendengarkan orasi mahasiswa dari ruangan kerjanya. Bahkan, aksi sempat memanas di antara kedua belah pihak.

Akibat dari kericuhan antara mahasiswa dan pihak kemananan dari aparat, setidaknya tiga orang mahasiswa mengalami luka, dua diantaranya dilarikan ke rumah sakit. Sementara dari pihak kepolisian dua petugas mengalami luka di bagian kepala dan satu orang di sekitar mata bagian kanan.

Sekitar pukul 17.00 WITA, pengunjuk rasa membubarkan diri. Humas Aksi, Andi Muhammad Akbar mengatakan berdasarkan kesepakatan aliansi, kita memberikan waktu kepada Pemerintah Provinsi Kaltim selama tujuh hari untuk segera mencabut izin pabrik semen dan izin usaha pertambangan lainnya khususnya di kawasan Karst Sangkulirang, Mangkalihat, Kutim.

"Kita akan terus memperjuangkan sampai Gubernur Kaltim mencabut izin pembangunan pabrik semen," ujar Akbar sapaannya kepada media ini.

Akbar juga mengatakan, apabila tuntutan tidak diindahkan dalam tenggang waktu yang diberikan tidak mendapatkan respon, akan melakukan aksi massa yang lebih besar lagi.

"Ada sekitar 57 organisasi kemasiswaan akan turun aksi kembali," tambahnya.

Ratusan aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Karst Kaltim itu mengecam kebijakan Pemprov Kaltim yang dengan sengaja menjual Sumber daya alam ke perusahaan asing.

Menurutnya, eksploitasi sumberdaya alam terjadi di Sangkulirang Mangkalihat bakal merugikan masyarakat karena daya rusaknya yang masif, maka dengan tegas AMPK untuk segera Gubernur Kaltim segera cabut semua izin usaha pertambangan di Kawasan Karst Sangkulirang Mangkalihat.

Wilayah karst Sangkulirang memiliki keanekaragaman flora dan fauna yang harus dipertahankan, harusnya Pemerintah Provinsi punya alternatif ekonomi yang dikembangkan. Sayangnya dengan mudah membangun pabrik semen.

"Maka dengan tegas kami dari 56 organisasi yang tergabung dalam AMPK menolak pembangunan pabrik semen juga menegaskan kepada Gubernur agar segera cabut IUP tersebut,"tegas Armin selaku koordinator aksi. (*)




Comments

comments


Komentar: 0