19 April 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Polda Kaltim Musnahkan 18 Kg Sabu, Terbanyak Dari Kasus di Anggana Kukar


Polda Kaltim Musnahkan 18 Kg Sabu, Terbanyak Dari Kasus di Anggana Kukar
Dir Narkoba Polda Kaltim, Kombes Pol Akhmad Shaury, memimpin langsung pemusnahan 18 Kilogram sabu-sabu, di Ruang Mahakam Polda Kaltim, Rabu 20 Maret 2019, didampingi Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Ade Yaya Suryana. (Foto: Dok)

KLIKSAMARINDA.COM - Polda Kalimantan Timur (Kaltim), melalui Direktorat Narkoba Polda Kaltim, memusnahkan barang bukti penyalahgunaan narkoba berupa 18 Kilogram sabu-sabu, di Ruang Mahakam Polda Kaltim, Rabu 20 Maret 2019.

Dir Narkoba Polda Kaltim, Kombes Pol Akhmad Shaury, memimpin langsung pemusnahan narkoba ini didampingi Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Ade Yaya Suryana.

Kombes Pol Akhmad Shaury menjelaskan, pemusnahan barang bukti ini setelah kepolisian berhasil mengamankan delapan orang tersangka dengan lokasi penangkapan yang berbeda, yaitu di Samarinda, Kukar, dan Balikpapan.

“Dari kedelapan kasus ini, yang terbesar saat ini yaitu pengungkapan narkoba di Kecamatan Anggana, Kabupaten Kukar yang terjadi bulan Februari 2019. Dari sana, personel mengamankan 2 (dua) orang tersangka serta barang bukti sebesar 12 Kg sabu,“ ucap Kombes Pol Akhmad Shaury.

Dengan terungkapnya peredaran narkoba di Kabupaten Kukar, personel melakukan pengembangan kasus. Hasilnya, polisi menangkap 1 orang tersangka di Kota Balikpapan serta barang bukti 5 Kg.

Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol. Ade Yaya Suryana mengaku peredaran narkoba di Kaltim kini telah memprihatinkan. Dengan dimusnahkannya barang bukti ini, imbuh Kombes Pol. Ade, setidaknya Polda Kaltim berhasil menyelamatkan ribuan anak bangsa dari penyalahgunaan Narkoba di Kaltim.

Kombes Pol. Ade menambahkan, barang bukti tersebut dimusnahkan dengan cara mencampurkan sabu ke dalam larutan air di dalam wadah yang telah disediakan. Kemudian, barang bukti itu dibelender sampai rata dan dibuang ke dalam kamar mandi.

“Kami mengimbau peran serta masyarakat luar biasa besar untuk ungkapan jaringan narkoba. Banyak kasus terungkap berkat kerjasama dengan masyarakat,” tutur Ade Yaya.

Para tersangka akan dikenakan Pasal 132 ayat (1) sub Pasal 114 ayat (2) lebih subsider Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (*)

Reporter : Humas Polda Kaltim    Editor : Dwi Hendro B.



Comments

comments


Komentar: 0