26 Maret 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Kabar OTT Ketum Romahurmuziy Oleh KPK, Ketua DPW PPP Kaltim Tunggu Info Dari DPP


Kabar OTT Ketum Romahurmuziy Oleh KPK, Ketua DPW PPP Kaltim Tunggu Info Dari DPP
Ketua Umum PPP, Rommahurmuziy, bersama Ketua DPW PPP Kaltim, Rusman Yakub dan Sekjen Gamalis di Aston Hotel Samarinda, Kaltim 20 September 2017. (Foto: KLIKSAMARINDA)

KLIKSAMARINDA.COM - Beredarnya informasi penangkapan Ketua Umum PPP, Romahurmuziy, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Surabaya, Jawa Timur, Jumat 15 Maret 2019, masih menjadi pertanyaan bagi publik.

KPK belum memberikan keterangan pasti terkait penangkapan Rommy, sapaan akrab Ketum PPP Romahurmuziy di Kantor Kementerian Agama Surabaya itu.

Pun, peristiwa tersebut menjadi pertanyaan bagi pengurus partai di tingkat daerah.

Di Kaltim, Ketua DPW PPP Kaltim, Rusman Yakub, memberikan pernyataan singkat terkait kabar penangkapan Ketum PPP, Romahurmuziy. Hingga saat ini, pihaknya masih menunggu kabar kepastian penangkapan tersebut dari pengurus PPP pusat.

"Kami masih menunggu informasi resmi dari DPP, ujar Rusman singkat, melalui pesan WhatsApp kepada KlikSamarinda, Jumat petang, 15 Maret 2019.

Sebelumnya, beredar kabar bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di di Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Surabaya. OTT ini melibatkan salah satu petinggi partai politik (parpol), Ketua Umum PPP Romahurmuziy.

Penyidik lembaga antirasuah menangkap salah satu petinggi parpol tersebut pada Jumat 15 Maret 2019, sekitar pukul 09.00 WIB. Penangkapan diduga terkait kasus suap.

Saat ini petinggi parpol itu sedang diperiksa KPK di Mapolda Jawa Timur (Jatim), Surabaya. Hal itu dibenarkan Ketua KPK, Agus Rahardjo.

"Betul ada giat KPK di Jatim, saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh KPK bertempat di Polda Jatim. Statusnya akan ditentukan sesuai KUHAP setelah selesai pemeriksaan," kata Agus melalui keterangan singkat, Jumat. (*)

Reporter : Afwan Zaid Husein    Editor : Dwi Hendro B.



Comments

comments


Komentar: 0