26 Maret 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Gelar Rapimwil IV DPW PPP Kaltim, Saksi Partai Bakal Gunakan Aplikasi


Gelar Rapimwil IV DPW PPP Kaltim, Saksi Partai Bakal Gunakan Aplikasi
Gelaran Rapimwil IV DPW PPP Kaltim, di Lantai 5 Hotel Harris Samarinda, Sabtu, 9 Maret 2019.

KLIKSAMARINDA.COM - Menuju Pemilu 2019, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil). Digelar di lantai 5 Hotel Harris Samarinda, Sabtu, 9 Maret 2019, hadir dalam acara tersebut seluruh pengurus DPC Kabupaten/Kota se Kaltim.

Dalam Rapimwil ke-IV ini, diharapkan agar pelaksanaan Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden 2019 lebih berkualitas. Pasalnya, disamping proses pemilu kali ini yang berbeda dengan pemilu pemilu sebelumnya, partai berlambang Ka'bah ini juga perlu memoles kekurangan mereka soal perekrutan saksi.

"Rapimwil ini sekaligus konsolidasi terkait kesiapan rekrutmen saksi. Karena kami menyadari masih ada kelemahan dalam perekrutan saksi," kata Ketua DPW PPP Kaltim, Rusman Yaqub pada awak media seusai pembukaan acara.

Rusman menyebutkan, berdasarkan pengalaman sebelumnya, PPP bakal lebih selektif dalam proses perekrutan saksi yang nantinya bakal menjadi dasar perhitungan suara di TPS. Selain itu, PPP juga akan memberikan pelatihan tambahan kepada saksi.

"Kita arahkan saksi berada di TPS, dan pelatihan akurasi perhitungan. Jadi, selain dilatih oleh Bawaslu, kami juga akan melakukan pelatihan saksi di masing-masing cabang. Sekaligus juga, saksi ini bertugas voting suara. Juga sebagai pengawas adanya kecurangan," jelas anggota DPRD Kaltim ini.

Pun, dalam proses tersebut, PPP Kaltim bakal dibantu dengan adanya aplikasi yang akan memudahkan proses perhitungan suara.

"Kami akan menggunakan aplikasi dalam proses pengiriman dan perhitungan. Nah, selama ini tanpa adanya teknologi, bisa berhari-hari baru bisa kita dapatkan hasilnya," sebut Rusman.

"Nah, dengan perpaduan konvensional teknologi itu, 1 atau 2 kali 24 jam sudah bisa kita ketahui hasilnya," imbuh dia.

Dalam Rapimwil ini, turut hadir juga seluruh calon anggota Legislatif baik DPRD maupun Caleg dari DPR RI. Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari yakni 9-10 Matet 2019. 

Agenda yang dibahas lebih lanjut dalam Rapimwil ini ialah juga digunakan untuk mengevaluasi kesiapan pengurus dalam menghadapi Pemilu Legislatif dan Pilpres.

Rusman juga mengingatkan bahwa kegiatan ini untuk siknronisasi program, baik pusat maupun daerah. Untuk meningkatkan kualitas caleg internal partai.

Yang terpenting, kata dia adalah, bagaimana pelaksanaan pemilu 2019 ini, bersih dari money politics.

"Karena pasti saja ada. Tapi, paling tidak, tak sesemarak yang lalu," ungkapnya.

Ia menegaskan, kepada para caleg, tidak hanya dari PPP, namun kepada dari caleg keseluruhan 16 partai itu, harus menahan diri untuk tidak mengiming-iming pemilih dalam memilih.

"Berilah ruang kepada rakyat untuk memilih tanpa ada iming-iming itu," tegasnya.

Satu hal lagi, yang ia sampaikan ialah upaya dalam menekan angka golput di Kaltim. Melihat hasil Pilgub 2018 lalu, dimana angka tidak memilih mencapai 42 persen.

Menurut Rusman, dalam analisa partai, pelaksana pemilu yang serentak ini, berpotensi menimbulkan nuansa ketidak-tertarikan dari masyarakat.

Bagaimana tidak, sebut Rusman, masyarakat diharuskan memilih 5 kali dalam satu waktu dengan perangkat kertas dan bilik suara yang tidak leluasa.

Oleh karena itu, pihaknya telah melakukan sosialisasi secara door to door kepada masyarakat, tentang tata cara memilih yang efektif.

"Kita sosialisasikan memilih secara efektif. Terlepas dia memilih kami atau tidak. Kita sosialisasikan itu langsung ke rumah-rumah warga," kata dia.

"Itu berisiko. Kita sudah lakukan simulasi, pemilih butuh waktu 5 sampai 7 menit di dalam bilik suara," pungkas Rusman. (*)

Reporter : Robbi/KlikSamarinda    Editor : NR Syaian



Comments

comments


Komentar: 0