26 Maret 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Dicurigai Berisi Narkoba, Aparat Bongkar 80 Karung Pakaian Bekas Dari Luar Negeri


Dicurigai Berisi Narkoba, Aparat Bongkar 80 Karung Pakaian Bekas Dari Luar Negeri
Ist

KLIKSAMARINDA.COM - Indikasi adanya pengiriman narkoba yang menggunakan paket baju bekas dari negara tetangga, Malaysia ke Kaltim menjadi perhatian aparat Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Timur bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Kaltim.

Pada Rabu sore, 20 Februari 2019 kemarin, petugas tim gabungan melakukan pembongkaran 80 karung berisi baju bekas kiriman dari Negeri Jiran, Malaysia. Petugas mencurigai pengiriman karung baju bekas ini karena berulang kali mengganti alat transportasi.

Ketika melewati Samarinda, pengiriman pun berganti kendaraan. Aparat langsung melakukan pembongkaran dan pemeriksaan terhadap kendaraan dan paket barang bawaannya.

Petugas membongkar karung-karung berisi pakaian bekas itu di KM 22, Desa Batuah, Kutai Kartanegara (Kukar). Warga di sekitar pun turut membantu pembongkaran.

Saat pembongkaran, petugas menyertakan 2 ekor anjing pelacak jenis Milonois untuk mendeteksi keberadaan narkoba pada karung-karung pakaian bekas tersebut. Dua anjing ini memeriksa truk lalu secara bergantian mengelilingi paket baju yang berisi ribuan potong pakaiaan bekas.

Salah satu anjing sempat mengendus dan mencakar barang yang mencurigakan. Namun, petugas tak menemui barang yang dimaksud. Hingga karung terakhir dibuka, petugas tidak menemui barang yang dicurigai.

Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Kaltim, AKBP Halomoan Tampubolon mengatakan, pembongkaran ini dilakukan karena tim gabungan mendapat informasi adanya pengiriman sabu-sabu dari Tawau, Malaysia. Narkoba itu terdapat pada paket pakaian bekas.

AKBP Halomoan menjelaskan, pakaian bekas ini dikirim dari Tawau menggunakan kapal laut. Paket tersebut tiba di Berau kemudian diangkut dengan truk menuju Balikpapan.

”Itu untuk menunjukkan bahwa kita tidak boleh lengah. Usaha itu sangat bisa dimungkinkan dibuat menjadi sarana pengiriman narkotika, terutama barang-barang dari luar negeri harus selalu kita tingkatkan pengawasan,” ujar AKBP Tampubolon. (*)

Reporter : Jie    Editor : Dwi Hendro B.



Comments

comments


Komentar: 0