22 Februari 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Orang Asing Asal India Meninggal di Kamar Hotel di Samarinda Dengan Mulut Berbusa


Orang Asing Asal India Meninggal di Kamar Hotel di Samarinda Dengan Mulut Berbusa
Evakuasi jenazah warga negara asal India di salah satu hotel di Samarinda elasa 12 Februari 2019

KLIKSAMARINDA.COM - Penghuni hotel di Jalan Lambung Mangkurat, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) panik setelah adanya penemuan mayat di sebuah kamar di hotel tersebut. Mayat itu beridentitas warga negara asing (WNA) asal India berinisial US (41).

US ditemukan tewas di kamar sebuah hotel Lantai Dua, Nomor 219. Saat ditemukan teman-temannya pada Selasa, 12 Februari 2019, pukul 10.30 WITA, mulut korban dalam keadaan berbusa. Pada tubuh korban, melekat kaus dalam dan celana panjang.

Setelah mengetahui temuan tersebut, petugas kepolisian dibantu warga melakukan evakuasi jenazah US. Tamu hotel yang lain tampak panik dan sebagian berupaya melihat ke dalam kamar saat evakuasi berlangsung.

Polisi kemudian membawa jenazah US ke RSU AW Syahranie Samarinda untuk mengotopsi jasad korban. Di salah satu ruangan hotel, polisi juga memintai keterangan sejumlah rekan korban yang tiba di hotel.

Di waktu bersamaan, polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara secara tertutup bersama sejumlah aparat TNI. Saat itu, polisi menemukan sejumlah obat-obatan yang tergeletak di atas meja kamar hotel.

Polisi juga menemukan paspor korban yang menunjukkan bahwa korban meninggalkan India sejak 15 Januari 2019. Dalam check list bagasi yang terdapat di kopor korban, menyajikan fakta jika korban tiba di Samarinda menggunakan maskapai Batik Air pada 17 Januari 2019.

Dari penyelidikan kepolisian diketahui jika korban menginap di hotel ini seorang diri. Korban masuk pada hari Senin malam, 11 Februari 2019. Sementara rekan lainnya menginap di beberapa hotel lainnya di Samarinda.

Wakil Kepala Satuan Reskrim Polresta Samarinda, AKP Trianto menjelaskan penemuan korban berawal dari teman-teman korban yang curiga akibat telpon yang tidak kunjung diangkat. Teman-teman korban langsung menuju kamar yang bersangkutan untuk mengecek. Mereka mendapati korban sudah tidak bernyawa.

Sebelumnya, imbuh AKP Trianto, korban sempat berobat di salah satu rumah sakit di Jalan A. Yani, Samarinda. Setelah itu, korban pulang ke hotel.

Sejak Senin malam, 11 Februari, hari ketika US mulai menginap di hotel itu, pukul 21.44 WITA-10.30 WITA, korban tidak keluar kamar.

"Dugaan sementara, korban memiliki riwayat sakit lambung. Kemudian sempat malam sebelumnya melakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Siloam. Ini masih kita dalami apakah itu ada over dosis dari obat-obatan itu atau yang lainnya. Dari malamnya pukul 21.44 WITA sudah masuk kamar dan paginya oleh saksi itu dibukakan pintu. Tidak ada kegiatan orang keluar masuk ataupun yang bersangkutan keluar dari kamar," ujar AKP Trianto.

Setelah menjalani proses pemeriksaan, jenazah us rencananya akan dikirimkan ke negara asalnya, India. Pihak kepolisian melakukan koordinasi dengan Kedubes india dan pihak Kantor Imigrasi untuk memeriksa berkas dan keperluan korban di Samarinda. (*)

Reporter : Jie    Editor : Dwi Hendro B.



Comments

comments


Komentar: 0