11 Desember 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Duh, Nasib SMAN 16 Samarinda Belum Terang


Duh, Nasib SMAN 16 Samarinda Belum Terang
Siswa SMA Negeri 16 Samarinda yang belajar di area perpustakaan Samarinda (Foto: Ist)

KLIKSAMARINDA.COM - Hingga pekan kedua November 2018, nasib SMAN 16 yang berpolemik wilayah bangunan sekolah dengan SDN 006 Samarinda masih belum menemukan titik terang.

Sekretaris Disdik Kaltim, Djoni Topan mengungkapkan, Dinas Pendidikan (Disdik) Kaltim selaku pengelola SMA/SMK tidak pernah ingin mengambil alih gedung sekolah SD di Jalan Gitar, Samarinda, tersebut.

Namun, ia menuturkan, masih menunggu janji Pemkot Samarinda, untuk mengembalikan gedung sekolah tersebut ke Provinsi.

"Karena bangunan itu memang milik SMA 16. Memang Pemkot yang berjanji akan mengembalikan. Ya, janjinya itu akhir Desember ini," kata Djoni, Rabu, 14 November 2018.

Polemik terjadi kala Pemkot Samarinda akan memindahkan proses belajar mengajar SDN 006 ke SDN 007 yang juga berada tak jauh dari lokasi semula di Jalan Gitar.

Selama ini, sekolah SDN 006 dan SMAN 16 beraktivitas di gedung yang sama ini ditolak para orangtua siswa SDN 006 dengan berunjuk rasa menolak rencana pemindahan tersebut.

Akibatnya, justru SMAN 16 yang tersingkir dari lokasi sekolah tersebut. Para siswa SMAN 16 akhirnya menempati perpustakaan Samarinda sebagai lokasi belajar.

Selain itu, Disdik Kaltim seusai hearing dengan Komisi IV DPRD Kaltin, kata Djoni, memasukkan pembangunan gedung SMAN 16, pada lokasi yang kini ditempati SDN 006, tersebut, di APBD 2019 Kaltim.

Pun, selain SMAN 16 Disdik juga mengusulkan pembangunan gedung SMK 12, dan SMA 14 Samarinda.

"Termasuk perbaikan atau rehabilitasi sejumlah sekolah yang memang tak layak. Itu semua kita usulkan di APBD 2019. Karena itu termaauk fungsi belajar," kata Djoni.

Lebih lanjut, Djoni juga belum berani menjawab, jika lahan sekolah di Jalan Gitar tersebut, batal dikembalikan Pemkot Samarinda kepada Pemprov Kaltim.

"Nah, kalau tak jadi dikembalikan kita juga tak tahu. Mungkin saja nanti ada kebijakan khusus dari Pak Gubernur. Nantilah, kita tunggu pertemuan lebih lanjutnya," pungkas Djoni. (*)

Reporter : NR Syaian/KLIKSAMARINDA.COM    Editor : Dwi Hendro B.



Comments

comments


Komentar: 0