11 Desember 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Rasa Syukur Bagas Terima Kaki Palsu Gratis dari TNI


Rasa Syukur Bagas Terima Kaki Palsu Gratis dari TNI
Para penerima kaki palsu gratis dari TNI di Kukar (Foto: Ist)

KLIKSAMARINDA.COM - Pemberian kaki palsu gratis menjadi salah satu agenda penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 di Muara Wis, Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim), Selasa, 13 November 2018. Bakti sosial dalam rangka penutupan TMMD dihadiri KASAD, Jenderal TNI Mulyono di Muara Wis, Kukar. Sebanyak 32 orang menerima kaki palsu. Mereka berasal dari Kukar, PPU, Kubar, Berau, dan Bontang.

Salah seorang warga penerima kaki palsu gratis dari 32 warga Kaltim, Abdi Bagas Adifa (14), mengaku senang dan berterima kasih kepada TNI. Bagas saat ini merupakan siswa SMP kelas 9, warga Desa Separi 1, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kukar. Anak muda ini telah kehilangan kaki sejak berumur 4 tahun. Ia kehilangan kaki kirinya setelah mengalami kecelakaan. Orang tuanya menempuh jalan pengobatan alternatif ke tukang urut daripada berobat secara medis.

Orang tua Bagas, Alif mengaku mereka sekeluarga merasa dibohongi oleh tukang urut.Namun ia tidak bisa berbuat banyak. Lokasi rumah sakit jauh dari kampung mereka dan membuat mereka memercayai pengobatan tradisional.

Alif mengenang peristiwa sebelum kaki anaknya diamputasi karena mengalami pembusukan tulang. Alif menyatakan, tukang urut tradisional itu meyakinkan dirinya jia Bagas bisa sembuh dengan pengobatan tradisional. Selain juga kondisi keuangan saat itu yang tidak menentu karena waktu panen belum tiba.

Kenyataan pun berkata lain. Akibat pengobatan tradisional itu, kaki kiri Bagas dipotong di RSU AM Parikesit, Tenggarong, Kukar. Bagas pun mulai menjalani hidup dengan satu kaki.

"Hari-hari saya sudah mau membawa anak ini ke rumah sakit. Karena saya lihat kondisinya inikan dikasih bawang merah. Lama kelamaan, kaki itu membusuk. Saya mau saya bawa ke rumah sakit. Tapi saya diyakinkan sama tukang urut," ujar Alif Selasa 13 November 2018.

Alif kemudian membelikan anaknya kaki palsu. Dua kali sudah dia membelikannya dengan biaya Rp15 juta dan Rp12 juta. Kaki palsu yang diterima dari TNI ini merupakan kaki palsu ke-3 untuk anaknya.

Sementara Bagas, dengan kaki palsu, dapat beraktivitas seperti biasa. Berkat kaki palsu, Bagas bisa menggunakan kendaraan roda dua dalam kehidupan sehari-hari. Bagas mengaku tidak malu dengan kondisinya. Teman dan orang tuanya tidak pernah mempersoalkan kekurangannya itu.

Bagas mengaku senang menerima kaki palsu dari TNI. Ia mengaku bersyukur meski rasa sedih kerap menghampiri,

"Alhamdulillah, saya punya teman yang solid dan mengerti keadaan saya," ujar Bagas. (*)

Reporter : Jie    Editor : Dwi Hendro B.



Comments

comments


Komentar: 0