20 Oktober 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Siap-siap Kaltim Dibanjiri Barang Impor


Siap-siap Kaltim Dibanjiri Barang Impor
Sarung tenun khas Samarinda ini merupakan salahsatu industri yang akan merasakan efek pasar bebas Asean jika tak mampu bersaing dengan barang impor dari luar negeri. (Foto: Ist)

KLIKSAMARINDA - Ancaman baru di Kalimantan Timur datang dari sektor ekonomi. Jika industri lokal tak mampu bersaing, maka ekspansi barang impor akan membanjiri pasar Kaltim. Prediksi ini diungkap pengamat ekonomi dari Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda, Irman Irawan.  

Menurut Irman, kondisi itu bakal terjadi ketika pasar bebas Asean benar diberlakukan akhir tahun ini. Sebabnya sederhana, infrastruktur yang belum memadai dan pengusaha harus menanggung cost lebih besar akibat minimnya sokongan infrastruktur.

"Paling utama adalah jalan raya. Korelasinya tentu ke biaya logistik. Kita lihat di Kaltim tidak ada jalan raya yang benar-benar mendukung daya saing," katanya.

Irman menjelaskan, kondisi demikian membuat industri lokal tak mampu meminimalisir biaya produksi. Selama ini, Irman menguraikan, distribusi barang dari dan menuju Kaltim masih mengandalkan kapal yang menyusuri Sungai Mahakam. Bagi Irman, proses pengangkutan logistik ini cukup mahal karena tingginya bahan bakar.

"Cuma perusahaan batu bara dan kepala sawit dalam skala besar yang akan bertahan. Lainnya akan sulit menahan ekspansi asing," tuturnya.

Irman menyarankan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim segera melakukan pembenahan infrastruktur jalan darat dan mempercepat pembangunan jembatan serta jalan penghubung antar wilayah di Kaltim. "Saat ini memang sudah terlambat, makanya harus cepat berlari," tutupnya. (*)

Reporter : Ken    Editor : Fai



Comments

comments


Komentar: 0