17 November 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Launching di Samarinda, BI Perluas Jangkauan Kartu Berlogo GPN


Launching di Samarinda, BI Perluas Jangkauan Kartu Berlogo GPN
Press conference di Kantor BI Kaltim, Jumat 19 Oktober 2018.

KLIKSAMARINDA.COM - Untuk mewujudkan sistem pembayaran nasional yang lancar, aman, efisien, dan andal, serta dengan memperhatikan perkembangan informasi, komunikasi, teknologi, dan inovasi yang semakin maju, kompetitif, dan terintegrasi, kebijakan sistem pembayaran nasional perlu diarahkan pada pembangunan ketahanan, pengembangan yang terintegrasi dan berkesinambungan, serta peningkatan daya saing.

Karena itu, berdasarkan Peraturan Bank Indonesia Nomor 19/8/PBI/2017 tentang Gerbang Pembayaran Nasional (GPN), diperlukan penataan infrastruktur, kelembagaan, instrumen, dan mekanisme sistem pembayaran nasional dalam suatu tatanan yang mampu memproses seluruh transaksi pembayaran ritel domestik secara interkoneksi dan interoperabilitas.

Salah satunya melalui proses transaksi pembayaran ritel domestik secara interkoneksi dan interoperabilitas dalam kerangka penyelenggaraan gerbang pembayaran nasional (national payment gateway). Sistem ini merupakan pemenuhan atas kebutuhan masyarakat dalam bertransaksi secara nontunai dengan menggunakan instrumen pembayaran ritel dan untuk memfasilitasi serta memperluas akseptasi masyarakat untuk gerakan nasional nontunai.

Menurut Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kaltim, Muhammad Nur, transaksi pembayaran secara domestik yang menjadi cakupan dalam penyelenggaraan GPN. Hal ini meliputi interoperabilitas instrumen pembayaran berupa kartu ATM dan/atau kartu debet, kartu kredit, uang elektronik, dan instrumen pembayaran lainnya, serta interkoneksi dan interoperabilitas kanal pembayaran berupa kanal ATM, EDC, agen, payment gateway, dan kanal pembayaran lainnya.

“BI bersama perbankan turut berpartisipasi dalam mendorong implementasi GPN di masyarakat. Melalui instrumen Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK) dengan logo garuda, maka diharapkan dapat terbentuknya partisipasi aktif masyarakat terkait dengan upaya mewujudkan kedaulatan sistem pembayaran yang bermanfaat seluruh lapisan masyarakat, ujarnya saat press conference di Kantor BI Kaltim, Jumat 19 Oktober 2018.

Sejalan dengan hal tersebut, Bank Indonesia melakukan launching GPN yang terbagi dalam 4 (empat) batch di seluruh wilayah Indonesia melalui dukungan kantor perwakilan dalam negeri. Samarinda merupakan batch ke-4 dalam pelaksanaannya.

“Kegiatan Kampanye GPN di Samarinda merupakan kerja sama antara Bank Indonesia dan perbankan yang tergabung dalam BMPD. Kegiatan dimaksud berlangsung sejak 15-22 Oktober 2018, yang terdiri dari 3 rangkaian kegiatan,“ lanjut Muhammad Nur.

Pertama adalah pekan sosialisasi/edukasi/talkshow di berbagai media baik cetak dan elektronik serta media sosial yang akan berlangsung 15-19 Oktober 2018.

Kedua adalah Launching kampanye GPN di GOR Segiri, Samarinda 21 Oktober 2018 yang terdiri beberapa aktivitas yakni Fun Run 5K, Zumba, dan hiburan seperti Modern Dance, Band dan DJ.

“Pada saat itu, kami mengajak tamu dan peserta yang hadir untuk dapat berdonasi untuk saudara-saudara kita yang terkena musibah di Palu dan Donggala. Donasi berupa uang baik tunai maupun non-tunai (cashless),“ urainya.

Nah, yang ketiga adalah Pekan penukaran kartu ATM/Debit berlogo GPN/Garuda sejak tanggal 22-26 Oktober 2018 di 3 (tiga) titik yakni halaman Bank Indonesia, halaman Balai Kota, dan Taman Samarendah.

“Seluruh bank di Samarinda akan berpartisipasi dalam melayani masyarakat yang akan menukarkan kartu ATM/Debit. Penukaran kartu ini tidak dipungut biaya, namun masyarakat wajib melampirkan data/informasi yang diperlukan oleh masing-masing bank,“ tandas Muhammad Nur.

Saat ini, masyarakat perlu mengetahui manfaat kartu berlogo GPN. Antara lain, kartu ini dapat digunakan untuk bertransaksi di semua mesin EDC di seluruh Indonesia. Manfaat kedua adalah masyarakat tidak dikenakan biaya oleh merchant dan tidak perlu membawa uang tunai dalam jumlah besar.

Selain itu, program ini adalah untuk meningkatkan perlindungan konsumen dengan pengamanan data transaksi nasabah serta untuk menurunkan biaya pemrosesan transaksi sehingga biaya administrasi lebih murah.

“Melalui GPN, sistem pembayaran di Indonesia akan mencakup semua layanan, lebih inklusif, lebih mudah dan lebih efisien serta selalu terjaga keamanannya. Saat ini, jumlah kartu GPN yang sudah didistribusikan oleh perbankan di Samarinda sebanyak 45.615 kartu. Sedangkan target yang akan dicapai melalui rangkaian kampanye GPN ini sekitar 10.000 kartu,“ pungkasnya. (*)

Reporter : Pers Release    Editor : Klik Samarinda



Comments

comments


Komentar: 0