20 Oktober 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

APK dan Logistik Pilkada Kaltim Dievaluasi


APK dan Logistik Pilkada Kaltim Dievaluasi

KLIKSAMARINDA.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Rabu 10 Oktober 2018, melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) di Aston Hotel & Convention center Kota Samarinda, Kaltim. Evaluasi secara dialogis diikuti dari lintas organisasi kepemudaan dan mahasiswa dari berbagai kampus di Samarinda pengiriman logistik dan alat peraga kampanye (APK) pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim 2018 guna menunjang pelaksanaan pemilu 2019.

APK dan logistik adalah komponen penting saat perhelatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) lalu 27 Juni 2018. Seperti diketahui, APK dan logistik termasuk surat suara untuk pengadaan melalui anggaran daerah.

Kepada KlikSamarinda, Komisioner KPU Kaltim, Divisi Keuangan dan Logistik, Ida Farida Ernada mengatakan, kendala yang dihadapi terkait distribusi APK dan Logistik ke Kabupaten maupun Kota se-Kaltim yang berjumlah 10 daerah. 

Dengan begitu koordinasi agar seluruh APK dan Logistik tepat sampai hingga ke daerah tanpa kurang sedikitpun dan terus diintensifkan.

"Komunikasi sangat penting untuk memastikan APK maupun logistik terdistribusi," ujar Ida, sapaannya itu, menjelaskan.

Lebih lanjut Ida mengatakan, evaluasi ini sangat penting karena pendistribusian APK dan Logistik mengukur permasalahan yang dihadapi penyelenggara pemilu atau KPU Kaltim.

Dengan mengupas satu demi satu persoalan distribusi materi pendukung pilkada lalu. Dengan melakukan maintenance tersebut itu, perhelatan pemilu 2019 pileg dan pilpres pendistribusian APK dan Logistik berjalan lancar hingga ke KPU Kabupaten dan Kota se Kaltim.

"Karena pemilu tahun depan lima tahap pencoblosan jelas lebih rumit dibandingkan pilkada," paparnya.

Menurutnya, semakin ramai APK di beberapa titik adalah bagian dari sosialisasi atau kampanye kontestan pemilu kepada pemilih.

"Kami menyakini, APK dan Logistik dalam masa kampanye turut mempengaruhi tingkat partisipasi pemilih," jelasnya.

Sementara itu, Sekertaris KPU Kaltim, Syafrudin Rusli mengatakan, Pihak kepolisian, staf KPU Kaltim mengantarkan APK dan logistik hingga ke seluruh kantor KPU Kota dan Kabupaten. Hal itu sudah menjadi prosedur tetap untuk mengamankan logistik atau surat suara. Dari anggaran hibah daerah untuk pemilu 2018 berasal dari APBN.

"Hibah pilkada masih bersisa dan itu akan dikembalikan kepada negara," ucapnya. (*)




Comments

comments


Komentar: 0