15 Desember 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Tatib DPRD Kaltim Berubah, Reses Disesuaikan Kondisi Wilayah


Tatib DPRD Kaltim Berubah, Reses Disesuaikan Kondisi Wilayah
Ketua Banperda Jahidin saat membacakan laporan terkait perubahan Tata Tertib DPRD Kaltim dalam Rapat Paripurna DPRD Kaltim ke-29 di Kantor DPRD Kaltim, Senin 8 Oktober 2018 (Foto: KLIK)

KLIKSAMARINDA.COM - Rapat Paripurna ke-29 DPRD Kaltim, Senin 8 Oktober 2018, menetapkan adanya perubahan peraturan Tata Tertib (tatib). Perubahan disetujui setelah Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Banperda) DPRD Kaltim, Jahidin, membacakan laporan hasil pembahasan Banperda terkait tatib tersebut dalam Rapat Paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kaltim, HM Samsun.

Dalam pembacaannya, Jahidin menerangkan jika perubahan Tatib DPRD Kaltim perlu dilakukan. Karena itu, DPRD Kaltim perlu menetapkan Tatib baru sebagai langkah untuk menyesuaikan dengan peraturan di atasnya.

Menurut Jahidin, karena terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi, Kabupaten, dan Kota. Sebelumnya, PP tersebut adalah PP Nomor 16 Tahun 2010.

Dengan pertimbangan untuk melaksanakan ketentuan Pasal 132 ayat (1), Pasal 145, Pasal 186 ayat (1), dan Pasal 199 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, pemerintah memandang perlu menetapkan Peraturan Pemerintah tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi, Kabupaten, dan Kota.

Atas pertimbangan tersebut, pada 12 April 2018, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi, Kabupaten, dan Kota (tautan: PP Nomor 12 Tahun 2018).

Dalam PP ini disebutkan, DPRD provinsi, kabupaten, dan kota mempunyai fungsi: a. pembentukan Perda; b. anggaran; dan c. pengawasan.

Nah, untuk menyesuaikan hal itu, Banperda DPRD Kaltim telah melakukan serangkaian pembahasan. Pun, penyusunan tatib baru ini untuk meningkatkan kualitas kerja dan produktivitas DPRD Kaltim dalam pembangunan daerah. Meski begitu, Jahidin menerangkan, pembuatan perubahan tatib di DPRD Kaltim ini tergolong terlambat.

“Tujuan penyusunan peraturan DPRD Kaltim tentang tata tertib ini untuk meningkatkan kualitas, produktivitas, dan kinerja DPRD dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah serta memaksimalkan perda DPRD,“ ujar Jahidin.

Karena itu, Banperda DPRD Kaltim telah melakukan konsultasi kepada Kementerian Dalam Negeri pada 4-6 Oktober 2018 lalu. Terutama, terkait aturan masa reses anggota DPRD Kaltim.

Masa reses menjadi pasal yang cukup krusial dalam Tatib. Jika sebelumnya pada Tatib DPRD yang lama, masa reses DPRD dilaksanakan selama 6 hari, Tatib DPRD yang baru disahkan masa reses DPRD Kaltim ditambah menjadi 8 Hari.

Berdasarkan pasal 88 PP No 12 tahun 2018 disebut bahwa reses DPRD Provinsi delapan hari kerja. Dan untuk provinsi yang bercirikan Kepulauan dapat ditambah paling lama enam hari.

Alasannya, menurut Jahidin, karena luas wilayah Kaltim membutuhkan waktu perjalanan dan kebutuhan untuk menjangkau wilayah pelosok. Kalau waktunya cukup, dapat optimal menjalankan fungsinya dalam melakukan reses ke masyarakat khususnya dalam menjaring aspirasi.

“Badan Pembentukan Peraturan Daerah ke Kementerian Dalam Negeri pada 4-6 Oktober. Khususnya untuk membahas terkait menjaring aspirasi reses berdasarkan arahan Kementerian Dalam Negeri. Karena formulasi reses diatur sesuai keberadaan anggota dewan di Jawa. Sementara kondisi geografis di daerah seperti Kaltim, kan berbeda. Ini yang perlu penyesuaian, seperti reses di Mahakam Ulu atau Berau,“ ujar Jahidin.

Rapat Paripurna DPRD Kaltim ke-29 kemudian menetapkan perubahan tatib melalui pembacaan naskah oleh Sekretaris DPRD Kaltim, Muhammad Ramadhan. Persetujuan ini diambil setelah Rapat Paripurna melalui 2 kali skorsing karena kehadiran anggota DPRD Kaltim dalam Pariurna tersebut belum memenuhi kuorum.

Berikut video pembacaan penetapan Tatib DPRD Kaltim yang baru oleh Sekretaris DPRD kaltim.

(Adv)

Reporter : dui    Editor : Klik Samarinda



Comments

comments


Komentar: 0