12 Desember 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Kabupaten Kukar Jadi Contoh Sinergi CSR Program JKN-KIS


Kabupaten Kukar Jadi Contoh Sinergi CSR Program JKN-KIS
Kunjungan Pemerintah Kabupaten Seruyan, Provinsi Kalimantan Tengah saat studi banding dalam percepatan UHC melalui sinergi program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan dengan program JKN-KIS ke Kabupaten Kutai Kartanegara, Jumat, 05 Oktober 2018. (Dok)

KLIKSAMARINDA.COM - Upaya percepatan pencapaian Universal Health Coverage (UHC) program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) setiap wilayah terus ditempuh oleh Kabupaten dan Kota di Indonesia. Program JKN-KIS masuk dalam salah satu program strategis nasional pemerintah pusat, sehingga pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk turut melaksanakan program tersebut.

Kali ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan yang merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah mengadakan studi banding dalam percepatan UHC melalui sinergi program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan dengan program JKN-KIS ke Kabupaten Kutai Kartanegara, Jumat, 05 Oktober 2018.

Pemerintah Daerah Seruyan yang dipimpin oleh Wakil Bupati, Iswanti beserta rombongan diterima langsung oleh Pejabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara Sukhrawardy S. di Kantor Bupati Kutai Kartanegara.

Kabupaten Kutai Kartanegara adalah salah satu Kabupaten yang paling sukses dalam menjalankan program sinergi CSR perusahaan dengan program JKN-KIS di wilayah Kedeputian Kaltimtengseltara. Hal ini terlihat dari jumlah peserta yang telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS melalu sinergi program CSR tersebut, yang mana terdapat 39 badan usaha yang telah mensinergikan program CSR dengan Program JKN-KIS dengan jumlah peserta mencapai 4.988 jiwa.

Sukhrawardy dalam sambutannya mengatakan keberhasilan Kabupaten Kutai Kartanegara dalam menjalankan program sinergi CSR perusahaan dengan program JKN-KIS salah satunya adalah karena komitmen pemerintah. Pemerintah daerah yang telah menetapkan Peraturan Bupati Nomor 12 Tahun 2018 Tentang Perencanaan Pembangunan Daerah Melalui Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP).

“Regulasi tersebut secara rinci mengatur tentang mekanisme dan kelembagaan proses sinergitas antara rencana program pemerintah daerah dan program tanggung jawab sosial setiap perusahaan, sehingga diharapkan seluruh program TJSP dapat terdokumentasi dan terintegrasi dalam sistem perencanaan pembangunan daerah. Secara bertahap strategi dan kebijakan ini telah berjalan baik di Kutai Kartanegara," terang Sukhrawardy.

Sementara itu wakil Bupati Kabupaten Seruyan Iswanti mengatakan tujuan kadatangannya beserta rombongan adalah menjalin silaturahim dan mempelajari percepatan UHC melalui program CSR, karena banyak perusahaan perkebunan besar yang ada di Seruyan dan merupakan sebuah potensi untuk dapat menyalurkan CSR dalam bidang kesehatan.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Kantor Kabupaten Kutai Kartanegara BPJS Kesehatan Susan Trisiana mengatakan upaya percepatan mencapai UHC di Kabupaten Kutai Kartanegara melalui sinergi CSR dengan program JKN-KIS dapat dikatakan berhasil karena pemerintah daerah memiliki perencanaan dan komitmen yang baik.

"Hal tersebut dapat dilihat dengan ditetapkannya peraturan Bupati Nomor 12 Tahun 2018 Tentang Perncanaan Pembangunan Daerah Melalui Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP)," ujarnya. (Adv)

Reporter : Humas Ej    Editor : NR Syaian



Comments

comments


Komentar: 0