10 Desember 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Tiga Bulan, Roda Pemerintah Kaltim Dipegang Pj Gubernur Restuardy Daud


Tiga Bulan, Roda Pemerintah Kaltim Dipegang Pj Gubernur Restuardy Daud
Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, atas nama Presiden RI, Joko Widodo melantik dan mengambil sumpah Penjabat Sementara (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Restuardy Daud di Pendopo Lamin Etam Kantor Gubernur Kaltim, Sabtu, 22 September 2018 (Foto: KLIK)

KLIKSAMARINDA.COM - Penjabat Sementara (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Restuardy Daud segera akan menjalankan roda pemerintahan di Kaltim setelah dilantik oleh Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, atas nama Presiden RI, Joko Widodo.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini dilaksanakan di Pendopo Lamin Etam Kantor Gubernur Kaltim, Sabtu, 22 September 2018.

Dalam gelaran acara pelantikan juga turut memberhentikan secara hormat Gubernur Kaltim periode 2013-2018, ditandai dengan pemberian sertifikat penghargaan. Penghargaan serupa juga diberikan kepada dua pejabat lainnya yaitu, Restuardy Daud dan Plh. Gubernur Kaltim, Hj. Meiliana.

Tjahjo Kumolo menuturkan, keputusan memilih Restuardy Daud merupakan keputusan yang perlu segera dilakukan agar tak terjadi kekosongan jabatan pemerintahan di Kaltim.

"Siapa saja. Yang penting dia eselon satu,” sebut Tjahyo usai acara.

Restuardy Daud adalah Deputi Bidang Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasan Badan Nasional Pembangunan Perbatasan (BNPP) akan bertugas sampai dilantiknya gubernur definitif.

"Bisa 3 bulan ke depan, beliau akan menjalankan roda pemerintahan, komunikasi dengan DPRD, komunikasi dengan forum pemerintah agar tata kelola pemerintah tetap berjalan dengan baik," jelasnya.

Di tempat yang sama, Restuardy Daud mengatakan akan melanjutkan program-program Gubernur Awang Faroek. Begitu pula dengan proyek-proyek prioritas yang tengah berjalan.

"Karena dari aspek dokumen perencanaan dan anggaran itu sampai Desember. Jadi, semua program strategis nasional dan daerah yang harus diselesaikan akan menjadi prioritas," terangnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan akan memastikan setiap program yang ada untuk tetap berlangsung tanpa terkecuali.

"Tidak ada kebijakan khusus, kecuali untuk menyelesaikan itu," tutupnya. (*)

Reporter : NR Syaian/KLIKSAMARINDA.COM    Editor : Dwi Hendro B.



Comments

comments


Komentar: 0