20 Oktober 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Mendagri Lantik Pj Gubernur Kaltim, Ini Sambutan Awang Faroek Ishak


Mendagri Lantik Pj Gubernur Kaltim, Ini Sambutan Awang Faroek Ishak
Awang Faroek Ishak bersalaman dengan Restuardy Daud, Pj Gubernur Kaltim, Sabtu, 22 September 2018 di Lamin Etam, Komplek Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda. (Foto: KLIK)

KLIKSAMARINDA.COM - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahyo Kumolo atas nama Presiden Republik Indonesia secara resmi melantik Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Restuardy Daud menggantikan Dr H Awang Faroek Ishak. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini dimulai pada pukul 09.05 wita di Pendopo Lamin Etam, Sabtu, 22 September 2018.

Restuardy Daud menjabat Pj Gubernur Kaltim hingga dilantiknya Gunernur Kaltim periode 2018-2023 definitif.

Acara pelantikan ditandai dengan pemberian sertifikat penghargaan. Penghargaan serupa juga diberikan kepada dua pejabat lainnya yaitu, Restuardy Daud dan Plh. Gubernur Kaltim, Hj. Meiliana.

Awang Faroek Ishak dalam sambutannya menjelaskan pembangunan Kaltim selama 10 tahun terakhir, selama dua periode Awang Faroek Ishak menjabat sebagai gubernur. Menurut Awang, ada beberapa pembangunan yang masih tertinggal.

"Seperti pembangunan jalan perbatasan Kalbar ke Kaltim. Saya harap program pembangunan dilanjutkan. Saya yakin dan bersyukur Bapak Restuardy memahami kondisi infrastruktur di Kaltim," kata Awang.

Dijadwalkan pada kesempatan ini, pelantikan Ketua PKK dan Dekranasda Kaltim yang sebelumnya dijabat Hj Encik Amelia Suharni Faroek kepada istri Pj Gubernur Kaltim, Dr Suci Romadhona. Namun, pelantikan musti tertunda karena ketidakhadiran istri Mendagri Tjahjo Kumolo, yang tidak dapat turut serta dalam acara pelantikan ini.

Dalam kesempatannya, Tjahyo Kumolo berharap Pj Gubernur Kaltim dapat melaksanakan tugas secara ikhlas dan penuh kejujuran serta tanggung-jawab untuk mengabdikan diri bagi masyarakat dan negara.

"Terpenting lagi adalah bagaimana kunci sukses yang telah dilakukan dan diraih Awang Faroek Ishak harus terus dilanjutkan terutama terjaganya kondusivitas dan stabilitas daeah serta terselenggaranya pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat," tutur Tjahyo. (*)

Reporter : NR Syaian/KLIKSAMARINDA.COM    Editor : Dwi Hendro B.



Comments

comments


Komentar: 0