10 Desember 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Ini Jawaban Wakil Ketua DPRD Samarinda Soal Dugaan Aksi Persekusi ANggotanya


Ini Jawaban Wakil Ketua DPRD Samarinda Soal Dugaan Aksi Persekusi ANggotanya
Wakil Ketua DPRD Samarinda, Siswadi

KLIKSAMARIDA.COM - Aksi massa dari Forum Keluarga Besar Partai Gerindra Kaltim terhadap dugaan persekusi yang dilakukan oleh oknum anggota DPRD Samarinda mendapatkan tanggapan dari Wakil Ketua DPRD Samarinda, Siswadi.

Usai menerima perwakilan massa aksi, Rabu 19 September 2018, di Kantor DPRD Samarinda, Siswadi mengaku belum bisa menghukum anggotanya yang diduga telah melakukan persekusi.

Ketua DPD PDI Perjuangan Samarinda ini masih akan meminta keterangan anggotanya. Apakah kejadian yang viral di media sosial itu benar terjadi seperti yang termaktub di dalam video.

Siswadi mengatakan akan menindaklanjuti aspirasi dari keluarga besar partai Gerindra Kaltim. Jajaran pimpinan, kata Siswadi, akan melakukan rapat unsur pimpinan dengan mengundang dan mendengarkan dari unsur kepolisian Polresta Samarinda.

Hal itu lantaran pihak berwenang telah memiliki telaahan atas kasus dugaan persekusi tersebut.

"Segera kami akan agendakan pertemuan dengan kepolisian," ucap legislator Kota Samarinda dari Fraksi PDI P itu.

Dirinya juga menjamin pengusutan itu dengan tegas sesuai aturan yang berlaku dan tetap adil dalam memberikan keputusan seadil-adilnya. Dirinya juga tak ingin kasus ini menjadi polemik dan menghilangkan Marwah anggota dewan sebagai perwakilan rakyat secara konstitusional.

"Kita tunggu aja hasilnya, terlebih penjelasan dari pihak kepolisian," ujarnya.

Siswadi menjelaskan pihaknya tidak akan memberi sanksi sebelum ada keputusan yang benar secara hukum.

"Kalau saya, terus terang saja sebagai ketua DPD PDIP, tidak akan mengasih sanksi ini sebelum ada keputusan yang bena. Karena kalau kita lihat di situ tadi, apa yang dilakukan Ahmad Vanandza, kan tidak maki-maki Pak Prabowo," ujar Siswadi.

KLIK VIDEO INI: 

Sebelumnya, ratusan massa dari Forum Keluarga Besar Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan unjuk rasa (Unras) damai di DPRD Kota Samarinda, Jalan Basuki Rahmat, Samarinda.

Aksi tersebut merupakan reaksi atas dugaan persekusi yang dilakukan pada Sabtu 15 September 2018 lalu oleh anggota DPRD Kota Samarinda dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), yakni Ahmad Vanandza dan Suriani, disertai dan Hairul Usman.

Massa mendatangi Kanor DPRD Samarinda dengan menggunakan pakaian warna putih dan melakukan long march dari kantor DPD Provinsi Kaltim partai Gerindra, Jalan Basuki Rahmat 1 menuju kantor DPRD Kota Samarinda jalan Basuki Rahmat 2. (*)




Comments

comments


Komentar: 0