23 September 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Aparat Tipikor Polda Kaltim Geledah Kantor DPRD Balikpapan


Aparat Tipikor Polda Kaltim Geledah Kantor DPRD Balikpapan

KLIKSAMARINDA.COM - Aparat Tindak Pidana Korupsi Polda Kaltim menggeledah Kantor DPRD Balikpapan Rabu, 15 Agustus 2018. Sebuah bus Polda Kaltim tampak parkir di depan kantor legislator. Sejumlah anggota Polri bersenjata lengkap ikut memantau jalannya penggeledahan.

Anggota Direktorat Reserse Kriminal Khusus Subdit Tipidkor Polda Kaltim melakukan penggeledahan ihwal kasus dugaan tindak pidana kasus korupsi Rumah Potong Unggas atau RPU. Penggeledehan ini dipimpin Kasubdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Kaltim, AKBP Winardi.

Dari informasi yang dihimpun KlikBalikpapan (Kik Group), penggeledahan dilakukan guna menemukan alat bukti tambahan dalam penanganan dugaan kasus korupsi RPU, yang disinyalir bakal menyeret anggota wakil rakyat Balikpapan.

Penggeledahan berlangsung selama tiga jam. Hasilnya, aparat menyita empat boks berisi dokumen dari kantor diamankan aparat kepolisian.

"Ada empat boks kita bawa. Isinya dokumen dan komputer," jelas AKBP Winardi, sebelum meninggalkan kantor Parlemen Balikpapan.

Saat ditanya dokumen dalam boks, Winardy hanya menjawab singkat. "Ya, terkait kasus RPU," ujarnya.

Giat ini tidak diketahui anggota DPRD Balikpapan. Bahkan dalam penggeledahan tidak muncul satu pun anggota dewan. Selang satu jam kemudian, Wakil Ketua DPRD Sabaruddin Pancalele datang. Ia pun terkejut saat mengetahui kantornya digeledah petugas.

"Saya kaget, saya tidak tahu ada pengeledahan," tutur Sabaruddin. Ia mengaku akan kooperatif terkait penggeledahan.

"Kami kooperatif, karena kami tidak pernah ada penggeledahan semacam ini, kaget ya kaget. Paling tidak ada pemberitahuan kepada kami dan dikomunikasikan," ujarnya. Penggeledahan tetap dilakukan.

Usai menyita dokumen di kantor DPRD Balikpapan, jelang tengah hari, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Subdit Tipikor Polda Kaltim bergerak ke Kantor Bappeda Litbang Balikpapan yang berada di belakang kantor Walikota Balikpapan.

Sejumlah anggota tipikor Polda Kaltim ingin mencari Dokumen penyusunan KUAPPAS Tahun 2014 di kantor tersebut. Para anggota Tipikor Polda Kaltim itu memeriksa sejumlah ruangan di Bappeda Litbang, seperti ruang Sekretariat dan Subbag Program.

Salah satu penyidik tipikor Polda Kaltim, Winardy, meminta dokumen penyusunan KUA-PPAS Tahun 2014 kepada pegawai Bappeda Litbang Balikpapan. Namun, sejumlah pegawai belum mengetahui dokumen tersebut disimpan dimana.

"Saya boleh minta dokumen penyusunan KUA-PPAS 2014," pinta Winardy.

Salah seorang staff di kantor Bappeda, Sugiri mengatakan, dirinya kaget dan tidak mengetahui kalau ada penyidik tipikor Polda kaltim yang akan datang. "Saya tidak tahu kalau ada penggeledahan dari Tipikor Polda Kaltim. Saya juga kaget,"ujarnya.

Para anggota Tipikor Polda Kaltim memeriksa sejumlah ruangan di Bappeda Litbang, seperti ruang Sekretariat dan Subbag Software. Saat digeledah, Kepala Bappeda Litbang tidak tampak di kantor.

“Kemungkinan ada rapat di DPRD,” tutur staf Bappeda, Sugiri. Dari hasil penggeledahan ini aparat menyita dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Balikpapan tahun 2011-2016, selain itu satu unit komputer.

Sampai berita ini ditulis, belum ada satu pun tersangka yang ditetapkan dalam kasus tersebut. Anggota DPRD Balikpapan, Syukri Wahid, saat dihubungi penggeledahan kantornya juga mengaku kaget.

"Itulah," ujarnya singkat. (*)

Reporter : Deden KLIK    Editor : Dwi Hendro B.



Comments

comments


Komentar: 0