23 September 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Bacaleg dari Enam Partai Ini Terancam Dicoret KPU Kaltim


Bacaleg dari Enam Partai Ini Terancam Dicoret KPU Kaltim
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Minggu, 12 Agustus 2018 telah melaksanakan sinkronisasi rancangan daftar calon sementara (DCS)

KLIKSAMARINDA.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Minggu, 12 Agustus 2018 telah melaksanakan sinkronisasi rancangan daftar calon sementara (DCS). Kegiatan sinkronisasi ini diikuti seluruh Liaison Officer (LO) dari 16 parpol peserta Pileg Provinsi Kaltim.

Komisioner KPU Kaltim, Divisi Teknis dan Penyelengaraan Pemilu, Rudiansyah menyatakan, kegiatan sinkronisasi bakal calon anggota legislatif (bacaleg) Provinsi Kaltim yang dimulai sejak pukul 11.00 WITA di Aula KPU Kaltim ini untuk mengecek unsur dokumen yang tidak memenuhi syarat (TMS) partai politik (Parpol) yang tidak memperbaiki dokumennya pada 31 Juni 2018.

Dokumen tersebut terkait masih belum adanya surat pemunduran diri dari lembaga terkait, khususnya bagi bacaleg yang masih berstatus Aparatus Sipil Negara (ASN).

"Ada sekitar belasan bacaleg yang terancam tidak memenuhi syarat. Bagi parpol yang ingin mengajukan gugatan silakan parpol maupun LO-nya mengajukan ke Bawaslu," ujar Rudi seusai kegiatan.

Gerindra, NasDem, Demokrat, Perindo, PSI dan Berkarya adalah parpol yang bacalegnya TMS, baik hanya satu orang maupun lebih dari satu orang. KPU Kaltim akan mengumumkan DCS yang Memenuhi Syarat (MS) di laman website dan papan pengumuman.

Kendati demikian, Rudi menyebut segala keputusan yang telah ditetapkan pihaknya, masing-masing parpol dapat melakukan pengajuan gugatan ke Bawaslu Kaltim yang beralamat di Jalan MT Haryono, Samarinda, Kaltim.

"Setelah mendapatkan hasil putusan Bawaslu berdasarkan argumen masing-masing parpol terkait Bacalegnya, KPU Kaltim kembali akan memplenokan putusan tersebut apakah kembali menjadi DCT atau tidak sesuai dapil dan penempatannya semula," tambah Rudi lagi.

Beberapa Bacaleg terancam tak akan melanjutkan proses hingga menjadi Daftar calon tetap (DCT). Salah satunya adalah istri Walikota Samarinda, Puji Setyowati dari Partai Demokrat dan Fadilah dari PSI serta Halimah dari Partai Gerindra.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Kaltim, Galeh Akbar Tanjung membenarkan parpol yang telah mengajukan gugatan yakni dari Partai Gerindra Kaltim terlebih 12 Bacaleg dapil enam (Bontang, Kutim, Berau).

Mediasi pertama ini akan digelar Bawaslu Kaltim pada Senin, 13 Agustus 2018 pukul 09.00 WITA.

"Baru satu partai saja yang telah mengajukan gugatan. Itu pun lantaran tidak terpenuhinya kuota 30 persen keterwakilan perempuan. Lima partai lainnya kami belum menerima," ujar Galeh, saat memantau kegiatan Sinkronisasi di kantor KPU Kaltim, Jalan Basuki Rahmad, Samarinda, Kaltim. (*)




Comments

comments


Komentar: 0