16 Agustus 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Hasil Pleno, KPU Kaltim Tetapkan DPT Pilgub Kaltim 2018


Hasil Pleno, KPU Kaltim Tetapkan DPT Pilgub Kaltim 2018
Ketua KPU Kaltim, M. Taufi

KLIKSAMARINDA.COM - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kalimantan Timur di Samarinda menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) untuk Pilgub Kaltim 2018 sebanyak 2.329.657 pemilih. Total jumlah DPT setelah pemutahiran data mengalami penurunan jumlah pemilih mencapai 17.017 suara.

Ketua KPU Kaltim, Mohammad Taufik menjelaskan, sebelumnya jumlah Daftar Pemilih Sementara (DPS) tercatat sebanyak 2.346.674 pemilih.

"Untuk DPS sebelumnya ditetapkan jumlah pemilih sebanyak 2.346.674 orang atau terjadi penurunan sejumlah 17.017 orang," kata Ketua KPU Kaltim Mohammad Taufik, Jumat 20 April 2018 .

Beberapa faktor menyebabkan perubahan tersebut setelah pemuktahiran data. Yaitu, adanya data ganda, peralihan dari militer ke sipil (pensiun), dan banyaknya masyarakat yang belum melakukan perekaman data Elektronik-KTP.

Menurut dia, penurunan terjadi di masing-masing kabupaten/kota cukup bervariatif. Terbanyak terjadi di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dengan jumlah kurang lebih 5.000 orang.

Berdasarkan data DPS, di jumlah pemilih di Kabupaten Kutim tercatat 219.985 pemilih. Berdasarkan hasil rekapitulasi DPT, di Kabupaten Kutim ‎tercatat 214.348.

"Jumlah penurunan pemilih setelah rekapitulasi sebanyak 5.637 suara," ujar Taufik.

Khusus di Kota Balikpapan, terjadi penambahan jumlah pemilih sebanyak 160 orang pada saat dilakukan pemutakhiran data. Penambahan pemilih di Kota Balikpapan, imbuh Taufik, terjadi di rutan (rumah tahanan).

Bawaslu telah merekomendasikan untuk memasukannya dalam DPT yang disahkan," kata Taufik.

Taufik juga mengingatkan kepada masyarakat yang belum tercatat di DPT masih mempunyai kesempatan untuk ikut berpartipasi pada Pilgub 2018, dengan memanfaatkan batas maksimal pencoblosan jam 12.00-14.00 WIta, menggunakan sisa surat suara di TPS.

Aturannya para pemilih yang belum tercatat di DPT dapat menggunakan KTP dan pencoblosan sesuai dengan domisili mereka. Itupun dengan aturan menggunakan sisa surat suara yang kita estimasikan 2,5 persen untuk masing-masing tempat pemungutan suara. (*)

Reporter : Pers Release    Editor : Klik Samarinda



Comments

comments


Komentar: 0