16 Juli 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Kaltim Tanpa Hoax, Masyarakat Diminta Filter Informasi


Kaltim Tanpa Hoax, Masyarakat Diminta Filter Informasi
Dialog interaktif di TVRI Kaltim, membahas upaya mengatasi hoax, Selasa 20 Maet 2018 (Foto: Dokumentasi)

KLIKSAMARINDA.COM - Kiprah Forum Jurnalis Antihoax Kaltim terus belanjut dalam rangka memberikan sosialisasi dan pengetahuan kepada masyarakat terkait hoax. Seperti yang berlangsung pada Selasa, 20 Maret 2018, forum yang digawangi para jurnalis pelbagai media di Kaltim ini turut menggagas dialog interkatif terkait hoax di TVRI Kaltim dengan Tema “Kaltim Tanpa Hoax“.

Forum Jurnalis Antihoax Kaltim menilai jika saat ini semakin maraknya berita bohong atau hoax di media sosial (medsos) telah menjadi masalah serius. Untuk itu, Forum Jurnalis Anti hoax Kalimantan Timur bekerjasama dengan TVRI Kaltim menggelar Dialog dan Deklarasi Kaltim Tanpa Hoax.

Kegaiatan tersebut mengahadirkan berbagai narasumber yaitu Kepala Dinas Komunikasi Dan Informatika Prov. Kaltim Abdullah Sani, Ketua KPU Kaltim Mohammad Taufik, Kapolresta Kombespol Vendra Rivianto dan Direktur Pokja 30 Carolus Tuah. Selain itu juga kegiatan ini dirangkai dengan Deklarasi anti Hoax.

Kadis Kominfo Kaltim Sani mengatakan Diskominfo juga sudah melakukan pengawasan melalui monitoring media sosial yang menyebarluaskan hoax secara manual. Bukan disitu saja tetapi disini Diskominfo mencoba bagaimana literasi digital.

“Hoax itu yang membuat orang yang membaca percaya sehingga mudah disebar,” tegasnya

Maka dari itu literasi digital dibuat untuk netizen khususnya bagaimana memanfaatkan seluler atau ponsel dengan sehat. Sehingga nantinya bisa membuat orang tidak menyebarkan hal-hal yang tidak benar.

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Vendra Riviyanto mengungkapkan kegiatan ini bagian dari gerakan moral untuk menangkap dari berita hoax yang ada di sekitar.

“Untuk mengantisipasi berita hoax sendiri sudah disiapkan satgas cyber,“ ujar Kombes Pol Vendra Riviyanto.

Kombes Pol Vendra Riviyanto berharap agar masyarakat terutama yang aktif di dunia maya maupun di media sosial untuk dapat menjadi filter bagi dirinya sendiri. Juga agar tidak mudah percaya terlebih langsung menyebarkan kembali isu hoax. (*)

Reporter : Jie    Editor : Dwi Hendro B.



Comments

comments


Komentar: 0