23 Juni 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Perpustakaan Kaltim Diusulkan Punya Gedung Baru Bernuansa Pariwisata


Perpustakaan Kaltim Diusulkan Punya Gedung Baru Bernuansa Pariwisata
Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Rusman Yakub

KLIKSAMARINDA.COM - Keberadaan Perpustakaan Kaltim di Jalan Juanda, Samarinda semakin tidak representatif. Selain karena kerap padat pengunjung, perpustakaan ini juga berhadapan dengan fly over Samarinda.

Kondisi tersebut mendapatkan perhatian dari Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Rusman Yakub. Rusman Yakub menilai jika perpustakaan Kaltim sudah tidak representatif bagi pelayanan kepada masyarakat.

Menurut politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim perlu melakukan pembenahan. Pun, untuk membangun gedung baru dengan desain yang lebih modern.

"Ya saya kira memang sudah tidak representatif. Sehingga Pempropv harusnya memindahkan atau membangun gedung baru dengan design yang modern," ujar Rusman kepada KlikSamarinda, Kamis 22 Februari 2018.

Tujuannya, ungkap Rusman Yakub, perpustakaan Kaltim mampu memiliki daya tarik bagi masyarakat agar tertarik untuk datang dan membaca di perpustakaan Kaltim. Konsepnya, imbuh Rusman, menyesuaikan dengan nuansa pariwisata sehingga masyarakat dapat lebih nyaman berkunjung ke perpustakaan sehingga mampu meningkatkan minat baca dan kesadaran literasi masyarakat.

"Tentu perpustakaan yang bisa membuat rangsangan dan minat masyarakat untuk datang membaca sekaligus bersantai. Jadi konsep pengelolaannya adalah memadukan konsep destinasi wisata," tandas Rusman.

Upaya pembenahan perpustakaan di ibukota Kaltim pun diamini Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPDK) Kaltim, HM Aswin. Menurut Aswin, pembenahan serta revitalisasi perpustakaan Kaltim sangat penting dilakukan.

Aswin menjelaskan jika sebagai daerah yang kaya akan sumber daya alam, Kaltim sewajarnya memiliki ikon landmark ilmu dan pengetahuan seperti Islamic Center atau Budhis Center untuk bidang keagamaan. Hal serupa tampak pada perpustakaan Riau.

Perpustakaan Riau memiliki tampilan mewah berarsitektur modern tropis dan menyerupai buku terbuka atau rehal (bangku kecil untuk alas membaca Al Quran), memiliki daya tampung setiap lantainya sebanyak 1.000 pengunjung. Arsitektur perpustakaan ini memadukan antara arsitektur khas budaya melayu dan moderen. Menjadi Pusat Kebudayaan Melayu Islam di Indonesia

"Kita daerah yang kaya sumber daya alam, sama dengan Provinsi Riau, harus ada yang tinggalkan buat Generasi yang akan datang. Kita sudah miliki Islamic Centre untuk cerita masa depan bahwa Kaltim. Selain memikirkan urusan duniawi juga sangat konsen terhadap urusan ukhrawi. Demikian pula bila ada Perpustakaan yang dibangun yang bisa menjadi icon landmark Kaltim, pada masanya nanti akan menjadi cerita anak cucu, bahwa sejak zaman ini Kaltim sudah maju dalam ilmu pengetahuan. Di gedung inilah tersimpan hasil karya bangsa dan hasil karya putra putri Kalimantan Timur diabadikan," ungkap Aswin. (Adv)

Reporter : Afwan Zaid Husein    Editor : Dwi Hendro B.



Comments

comments


Komentar: 0