21 September 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Saat Deklarasi JADI, Awang Faroek Ishak Singgung Paslon Yang Tidak Didukungnya di Pilgub Kaltim


Saat Deklarasi JADI, Awang Faroek Ishak Singgung Paslon Yang Tidak Didukungnya di Pilgub Kaltim
Syaharie Jaang dan Awang Ferdian Hidayat (Foto: KLIK)

KLIKSAMARINDA.COM - Tim pemenangan Syaharie Jaang-Awang Ferdian mulai bergerak. Setelah mendeklarasikan relawan beberapa waktu lalu, agenda berlanjut.

Pada Rabu, 14 Februari 2018 paslon ini menggelar deklarasi JADI "Jaang-Ferdi" For Kaltim KECE 2018-2023. Deklarasi pasangan dengan akronim JADI (Jaang-Ferdian) ini berlangsung di lapangan parkir Stadion Madya Sempaja sekira pukul 13.00 WITA.

Deklarasi ini diramaikan dengan tim pemenangan, pendukung dan simpatisan, serta anggota dan pengurus partai pengusung pasangan Walikota Samarinda dengan anggota DPR RI ini. Pasangan ini diusung Partai Demokrat, PPP, PKB. Dua partai pendukung lainnya adalah PBB dan Perindo.

Acara deklarasi ini menghadirkan artis campur sari tersohor, Didi Kempot serta komedian madihin khas Banjar, John Tralala untuk menghibur hadirin yang datang. Turut pula meramaikan suasana, beberapa komunitas motor yang berkonvoi pada pembukaan acara.

Sejumlah pimpinan partai juga terlihat hadir serta melakukan pidato politik pendukung paslon JADI. Pun, Jaang selaku calon gubernur melakukan pidato politik di depan seluruh pendukungnya.

"Apakah yang hadir di sini ada paksaan?" tanya Jaang kepada pendukung yang dilanjutkan jawaban, "Tidak," dari pendukung setianya.

Turut hadir ayah kandung Awang Ferdian, Awang Faroek Ishak, Gubernur Kalimantan Timur periode 2013-2018. Mengenakan baju paslon JADI, Awang Faroek secara pribadi mendukung sang anak menjadi penerusnya.

"Saya yakin, haqul yakin. Insyaallah JADI akan melanjutkan pembangunan yang ada di Kaltim. Ada banyak prestasi yang diperoleh Kaltim selama saya menjabat dan itu perlu dilanjutkan," tegasnya.

Dalam pidatonya, selain tak henti-hentinya memuji paslon dengan jargon KECE itu, Awang juga menyebutkan paslon JADI juga mendapatkan dukungan dari partai lain di luar partai awal ditetapkan saat pendaftaran ke KPU Kaltim, yaitu Hanura Kaltim versi Munaslub, Herwan Susanto.

"Di tengah-tengah kita juga hadir, DPD Partai Hanura Kaltim, Bapak Herwan. Ingat, dia DPD Partai Hanura juga menyatakan dukungan kepada JADI," ungkapnya.

Dalam pidatonya, Awang juga sempat menyinggung jargon paslon lain.

"Ada paslon yang berdaulat katanya. Seharusnya yang berdaulat itu negara, bukan provinsi," singgung dia.

Seperti diketahui, paslon Isran Noor-Hadi Mulyadi menggunakan kata Kaltim Berdaulat sebagai slogan.

Awang juga mengungkapkan paslon Jaang-Ferdian mendapat dukungan dari Ketua Umum Partai Nasonal Demokrat (Nasdem)kepada pasangan JADI. Padahal, Partai Nasdem merupakan partai pengusung paslon Andi Sofyan Hasdam-Nusyirwan Ismail (Annur).

"Dan sebenarnya Nasdem, Ketua Umum Partai Nasdem, Bapak Surya Paloh mengatakan pada saya, bahwa Nasdem mendukung pasangan JADI," sebutnya. (*)

Reporter : NR Syaian/KLIKSAMARINDA.COM    Editor : Dwi Hendro B.



Comments

comments


Komentar: 0