15 Desember 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Momentum Membentuk Demokrasi Berintegritas


Momentum Membentuk Demokrasi Berintegritas

Oleh: Muhammad Husni Fahruddin Al Ayub

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Timur menginisiasi kegiatan Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA untuk Pilkada Kaltim 2018 yang berintegritas.
Kegiatan yang berlangsung di Swiss Bell Hotel Samarinda, 14 Februari 2018 ini sangat krusial dilakukan karena Kaltim sebagai salah satu daerah yang dikategorikan memiliki kerawanan tinggi.

Bersama rakyat mengawasi pemilu dan bersama Bawaslu menegakkan keadilan pemilu, merupakan slogan yang adi luhung demi terciptanya produk pemilu yakni pemimpin dan wakil rakyat yang berintegritas.

Sebuah momentum tekad dan kebersamaan karena juga dihadiri oleh pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, soliditas dan solidaritas menghilangkan politik uang dan politisasi SARA memang seharusnya dilakukan secara bersama-sama. Namun, dari 4 paslon yang diundang, ada 2 paslon yang tidak hadir.

Karena strategi dan teknis politik negatif dan hitam ini tentu saja akan menghasil pemimpin dan wakil rakyat yang tidak berintegritas.

Pentingnya kebulatan tekad memerangi politik negatif dan hitam ini seharusnya menjadi bagian dari prinsip setiap pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur.

Sehingga menjadi kewajiban setiap calon kepala daerah untuk dapat ikut serta dan hadir dengan memberikan komitment untuk berperang terhadap hal tersebut.

Pemilu tanpa politik uang dan politisasi SARA ini akan melahirkan kepala daerah dan wakil rakyat yang berkomitmen menjadi pelayan masyarakat dan tentu saja memberikan kesejahteraan dan keadilan bagi rakyat. (*)

Reporter :     Editor : Klik Samarinda



Comments

comments


Komentar: 0