23 Juni 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Korban Hilang Akibat Tabrakan Tugboat dan Rakit Penambang Pasir Ditemukan Tewas di Sungai Mahakam


Korban Hilang Akibat Tabrakan Tugboat dan Rakit Penambang Pasir Ditemukan Tewas di Sungai Mahakam
Jenazah Arif Suwito, korban kecelakaan air, saat akan dievakuasi ke RSU AW Syahranie Samarinda, Rabu sore 27 Desember 2017 (Foto: Dokumentasi)

KLIKSAMARINDA.COM - Korban hilang akibat insiden kecelakaan air yang terjadi pada Selasa dinihari, 26 Desember 2017, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Rabu 27 Desember 2017 di Sungai Mahakam.

Korban bernama Arif Suwito, warga Tulung Agung, Jawa Timur ditemukan tim SAR gabungan dalam kondisi mengapung di perairan Harapan Baru, pukul 15.30 WITA.

Tim SAR gabungan dari Brimob Polda Kaltim, Basarnas, dan BPBD Kota Samarinda, pada Rabu 27 Desember 2017, menemukan korban dalam posisi tengkurap yang berjarak sekitar 200 meter dari lokasi awal insiden terjadi.

Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban sejak hari pertama insiden terjadi. Pencarian korban sempat terkendala cuaca buruk.

Pencarian kemudian berlanjut pada hari berikutnya oleh tim SAR gabungan. Petugas menemukan korban Rabu sore mengenakan celana pendek tanpa menggunakan pakaian.

Tim SAR gabungan langsung mengevakuasi korban ke RSU AW Syahranie Samarinda untuk melakukan visum dan penyelidikan lebih lanjut atas insiden yang terjadi sebelumnya.

Kapolresta Samarinda, AKBP Vendra Riviyanto membenarkan korban tenggelam sudah ditemukan dan menjalani pemeriksaan di kamar jenazah Rumah Sakit Umum AW Syahranie, Samarinda.

Kepolisian juga telah memeriksa sejumlah anak buah kapal (ABK) tugboat Danny 20 Samarinda sudah menjalani pemeriksaan sebagai saksi dari kejadian tersebut.

Pihak kepolisian belum menentukan tersangka dalam kasus kecelakaan di perairan Sengkotek Samarinda, di Sungai Mahakam itu.

"Masih kita periksa saksi-saksinya. Saya belum mendapat laporan dari kapolsek," ujar Kapolresta Samarinda.

Arif Suwito menjadi korban kecelakaan lalulintas air bersama 5 rekannya. Arif saat itu berada pada sebuah rakit penambang pasir di SUngai Mahakam.

Rakit tersebut kemudian ditabrak oleh sebuah tugboat penarik ponton pengangkut batubara tanpa muatan dengan nama Danny 20 yang menarik ponton Danny 21.

Kelima rekan korban berhasil selamat setelah memeluk drum bekas pecahan rakit mereka. Namun, pasca tabrakan terjadi, korban langsung menghilang di tengah arus deras Sungai Mahakam.

Dari hasil pemeriksaan sementara, Polsek Kawasan Pelabuhan Samarinda menemukan informasi penyebab tugboat menabrak perahu penyedot pasir terjadi karena adanya kerusakan di bagian kemudi tugboat.

Saat ini, Polsek Kawasan Pelabuhan menyita tugboat dan ponton pengangkut batubara sebagai barang bukti untuk pengembangan penyelidikan. (*)

Reporter : M4N    Editor : Dwi Hendro B.



Comments

comments


Komentar: 0