19 September 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

PHRI Kaltim Tolak Kaum LGBT Rayakan Tahun Baru di Hotel


PHRI Kaltim Tolak Kaum LGBT Rayakan Tahun Baru di Hotel

KLIKSAMARINDA.COM - Perayaan Tahun Baru 2018 mendapatkan sorotan dari pelbagai kalangan. Terutama, setelah adanya putusan Mahkamah Konstitusi yang menolak memperluas pasal perzinahan di KUHP untuk mengkriminalisasi kaum lesbian gay biseksual transgender (LGBT).

Salah satunya datang dari organisasi Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) di Kalimantan Timur (Kaltim). Merespon putusan MK tersebut, PHRI Kaltim telah melarang seluruh hotel di Kaltim memberi izin pesta tahun baru yang digelar kelompok LGBT. Larangan tersebut langsung disebarkan kepada seluruh pengelola hotel di Kaltim agar mewaspadai penyusupan acara LGBT pada Tahun Baru.

Keputusan tersebut terbit setelah adanya pertemuan pengurus PHRI se-Kaltim yang terdiri dari perwakilan PHRI kabupaten kota dan perwakilan pemerintah kota di Hotel Grand Kartika Samarinda, Rabu sore, 27 Desember 2017.

Sekretaris PHRI Kota Samarinda, Fikry Edrus menilai alasan untuk tidak menerima kelompok LGBT menjadi tamu atau menggelar acara di hotel karena banyaknya respon negatif dari masyarakat terhadap kelompok ini.

Larangan itu juga dilandasi arahan pelbagai pihak seperti Majelis Ulama Indonesia dan pemerintah kabupaten/kota di Kaltim yang tidak menginginkan adanya pesta kelompok LGBT di wilayahnya.

PHRI Kaltim juga menyiapkan sanksi bagi hotel yang tetap menerima tamu atau kecolongan sehingga pesta LGBT tetap berlangsung.

"Artinya memberitahu semua bahwa ini tidak kita izinkan. Kalau juga terjadi, kami akan melalui jalur hukum, tergantung dengan manajemen masing-masing nanti. Tapi yang pasti, mereka sebagai anggota kami ayomi, kami beritahu dulu. Sekali itu kalau mungkin terjadi juga, ya kita lalui jalur hukum," ujar Fikry.

Selain mempercayakan keamanan hotel kepada petugas keamanan hotel, PHRI Kaltimjuga mengharapkan bantuan aparat kepolisian untuk ikut mengawasi dan mengamankan hotel agar pihak hotel tidak kecolongan.

Tradisi pesta Tahun Baru memang rutin berlangsung tiap akhir tahun. Hotel kerap menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk merayakan malam pergantian tahun. Tidak terkecuali oleh kelompok LGBT.

Kepala Dinas Pariwisata kota Samarinda, Muhammad Faisal menyambut baik respon yang diberikan PHRI. Upaya ini untuk menangkal isu-isu negatif yang memberikan dampak buruk bagi setiap daerah di Kaltim.

"Baguslah ini. Jadi semua hal bisa kita lakukan seperti ini ada respon cepat terhadap isu-isu yang kita belum tahu kebenarannya. Dari tiap kota kita pantau. Isu ini ada. Balikpapan ada. Maka mereka cari celah kota yang tidak merespon, maka mereka masuk," ujar Faisal. (*)

Reporter : M4N    Editor : Dwi Hendro B.



Comments

comments


Komentar: 0