21 Juli 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Alhamdulillah, Penyandang Disabilitas di Samarinda Bisa Ikut Uji SIM


Alhamdulillah, Penyandang Disabilitas di Samarinda Bisa Ikut Uji SIM
Penyandang disabilitas di Samarinda, Kalimantan Timur mengikuti uji SIM di Polresta Samarinda (Foto: Ist)

KLIKSAMARINDA.COM - Puluhan penyandang disabilitas (warga berkebutuhan khusus) di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), mengikuti tes untuk memperoleh Surat Izin Mengemudi (SIM).

Meski dalam kondisi keterbatasan, puluhan penyandang disabilitas yang tergabung dalam Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) ini tetap mengikuti tes sesuai prosedur, Selasa 12 Desember 2017 di Polresta Samarinda.

Selama ini, para penyandang disabilitas mengaku telah menggunakan kendaraan roda dua maupun roda 4 tanpa memiliki SIM. Mereka tampak tidak mengalami hambatan saat mengikuti tes. Salah satu peserta sangat mahir berkendara meski hanya menggunakan satu tangan kiri.

Pengajar di Sekolah Luar Biasa Samarinda, Aryandi Yusuf, mengaku telah menggunakan kendaraan roda dua yang telah dimodifikasi menjadi kendaraan roda tiga lebih dari 10 tahun.

Namun, dia mengaku belum memiliki SIM. Karena itu dia ingin melengkapi SIM dengan mengikuti tes uji kemampuan berkendara di Polresta Samarinda.

"Ini lebih membuat kita yang roda 3 lebih taat berlalu lintas. Karena selama ini tidak punya kartu tanda mengemudi," ujar Aryandi.

Kesempatan yang diberikan kepolisian bagi mereka untuk memiliki SIM mendapatkan apresiasi dari pihak kepolisian. Kapolresta Samarinda, AKBP Vendra Riviyanto mengatakan, pemberian kesempatan bagi para penyandang disabilitas ini adalah upaya untuk memberikan hak yang sama bagi para penyandang disabilitas di jalan raya. Petugas kepolisian kerap menemukan para penyandang disabilitas yang berkendara tanpa dilengkapi surat-surat.

"Sebetulnya pelayanan khusus, bagi penyandang disabilitas. Tapi tidak ada kekhusususan yang lain. Mendukung mobilitas dari si pengemudi yang mengendarai disabilitas itu," ujar AKBP Vendra.

Ketua PPDI Kaltim, Anni Juwairiyah mengatakan, saat ini sangat banyak penyandang disabilitas yang sudah lalu lalang di jalanan menggunakan sepeda motor atau kendaraan lainnya. Namun rata-rata, penyandang disabilitas ini sama sekali tidak memiliki SIM D.

"Kita sangat senang sekali dan bangga Polresta Samarinda yang mengawali. Ini benar-benar pionir untuk Kalimantan Timur mengawali penerbitan SIM D, luar biasa sekali," ujar Anni.

Meski mengalami keterbatasan, seluruh peserta uji SIM penyandang disabilitas mampu mengikuti semua tahapan uji SIM. Selain tes kesehatan dan tes prakte, para peserta juga mengikuti tes teori untuk menguji pengetahuan para pengendara terkait peraturan peraturan berlalu lintas. (*)

Reporter : M4N    Editor : Dwi Hendro B.



Comments

comments


Komentar: 0