16 Juli 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Nah, Ruang Terbuka Hijau Samarinda Tidak Ideal, Kok Bisa?


Nah, Ruang Terbuka Hijau Samarinda Tidak Ideal, Kok Bisa?
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Samarinda, Dadang Airlangga (Foto: KLIKSAMARINDA)

KLIKSAMARINDA.COM - Saat musim hujan melanda, Ibukota Kalimantan Timur (Kaltim) dirundung ancaman banjir. Salah satu upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda untuk menghilangkan banjir ialah dengan menciptakan ruang terbuka hijau (RTH) yang ideal.

Idealnya, pemenuhan kebutuhan RTH di Kota Tepian ialah 30 persen dari luas wilayah. Yakni, 30 persen dari sekira 717,4 km persegi luas Samarinda. Sedangkan saat ini. RTH di Samarinda hanyalah berkisar di angka 6 persen.

"Sekarang ini, RTH dari Pemkot Samarinda hanya sekitar 6 persen. Paling tidak, kita bisa memenuhi target sesuai dengan Perda (Peraturan Daerah, Red) yang ada," ucap Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Samarinda, Dadang Airlangga, kepada KlikSamarinda, Jum'at, 8 Desember 2017.

Aturan yang dimaksud ialah Perda No 2 Tahun 2014 tentang Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) Samarinda 2014–2034, RTH seperti taman atau hutan kota harus tersedia minimal 30 persen dari luasan kota. Keseluruhan 30 persen tersebut terdiri dari 20 persen RTH publik yang disediakan pemerintah, sementara sisanya dari RTH swasta, seluas 10 persen.

Untuk RTH swasta, lanjut Dadang, jumlahnya melebihi target. Sedangkan luasan RTH swasta di Ibukota Kaltim ini, lebih dari 30 persen. Untuk mencapai target itu, Pemkot Samarinda masih terkendala lahan yang ada.

"Untuk menambal kekurangan di tengah terbatasnya lahan, Pemkot mengutamakan tersedianya RTH kantor-kantor publik," ujarnya.

Pun, untuk penempatan kawasan sebaran RTH, idealnya tersebar di 10 kecamatan. Hal itu terkandung dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2015–2020.

"Pemkot menarget RTH dapat tersedia minimal 10 persen dari kebutuhan 20 persen RTH publik," tambah dia.

Untuk memenuhi itu, saat ini Pemkot Samarinda untuk 2018 mendapatkan bantuan dari APBN 2018 untuk pembangunan di sejumlah titik. Di antaranya, Taman Revolusi Mental saat ini dalam pembangunan taman di Jalan Anang Hasyim. (*)

Reporter : NR Syaian/KLIKSAMARINDA.COM    Editor : Dwi Hendro B.



Comments

comments


Komentar: 0