21 April 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Pekan Maulid Ke III Langgar Ar-Rahmah Kelurahan Jawa Resmi Dibuka


Pekan Maulid Ke III Langgar Ar-Rahmah Kelurahan Jawa Resmi Dibuka
Panitia Pekan Maulid Ke III Nabi Muhammad SAW Langgar Ar-Rahmah bersama Lurah Jawa Idfi Spti (keempat dari kiri) dan Guru Mansyur AS (kelima dari kri). (Foto: Panitia Pekan Maulid Ke III Langgar Ar-Rahmah for Klik Samarinda)

KLIKSAMARINDA.COM - Hajat tahunan Pekan Maulid Nabi Muhammad SAW ke III di Langgar Ar-Rahmah --Jalan Bukit Barisan, Kelurahan Jawa, Kecamatan Samarinda Ulu-- resmi dibuka, Sabtu 9 Desember 2017.

Selepas Isya, puluhan masyarakat setempat tampak memadati Langgar Ar-Rahmah hingga di Jalan Bukit Barisan. Turut hadir sejumlah tamu undangan penting seperti Lurah Jawa Idfi Septi, Guru Muhammad Manshur AS, para ketua Rukun Tetangga (RT), pengurus masjid dan langgar di sekitar Kelurahan Jawa, hingga tokoh masyarakat.

Setelah mendengar pembacaan Quran, acara dilanjutkan dengan sambutan. Pembukaan Pekan Maulid Nabi Muhammad SAW ke III di Langgar Ar-Rahmah ini juga ditandai dengan menyalakan sirine dan pesta kembang api.

Dalam sambutannya, Lurah Jawa, Idfi Septi, mengaku sangat mengapresiasi pengurus Langgar Ar-Rahmah yang konsisten melakukan dakwah kepada generasi muda. "Saya mengikuti acara ini sejak Pekan Maulid yang pertama. Ini menunjukkan komitmen yang kuat pengurus Langgar Ar-Rahmah," katanya.

Bagi Idfi, pengurus Langgar Ar-Rahmah turut berperan serta dalam pembangunan di ibukota Kalimantan Timur (Kaltim). Sebab, menurut Idfi, pembangunan tak hanya bicara tentang fisik, infrastruktur, maupun sarana dan prasarana. "Ini juga termasuk dalam usaha membangun manusia," ujarnya.

Idfi berharap, tema yang diangkat dalam hajat tahunan ini --Membentuk Generasi Cinta Alquran dan Berakhlaqul Karimah-- dapat memberikan dampak positif bagi remaja di Kelurahan Jawa. "Banyak orang cerdas, banyak orang yang berpendidikan tinggi. Tapi banyak juga diantara mereka yang melakukan kesalahan. Saya tidak perlu memberi contoh, bapak dan ibu bisa lihat sendiri di televisi," ucapnya.

"Kalau sejak dini kita membentuk anak-anak kita untuk cinta kepada Alquran, insya Allah, mereka akan menjadi generasi yang berakhlaqul karimah," timpal Idfi. (*)

Reporter : Fai    Editor : Fai



Comments

comments


Komentar: 0