21 November 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Blanko KK di Disdukcapil Samarinda Nyaris Habis, Kok Bisa?


Blanko KK di Disdukcapil Samarinda Nyaris Habis, Kok Bisa?
Sekretaris Disdukcapil Samarinda, M Subhan (Foto: KLIKSAMARINDA)

KLIKSAMARINDA.COM - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Samarinda kekurangan blanko Kartu Keluarga (KK). Hal itu terjadi karena banyaknya terjadi pemecahan KK dari anggota keluarga.

Ketersediaan blanko KK sejak Juli 2016 sejumlah 83.250 eksemplar blanko KK yang dicetak hampir habis. Sedangkan perhitungan kebutuhan blanko KK per 10 kecamatan di Samarinda sesuai jumlah penduduk hanya 65.000 eksemplar.

Sekretaris Disdukcapil Samarinda, M Subhan menuturkan, ada beberapa faktor yang menyebabkan hal itu terjadi. Di antaranya ialah lahirnya beberapa kelurahan baru di Samarinda sejak 2016.

"Blanko kartu keluarga juga banyak tercetak karena perubahan komponen data (warga). Karena tahun kemarin ada banyak kelurahan baru, jadi berubah semuanya," ucapnya saat ditemui KlikSamarinda, beberapa waktu lalu.

Atas dasar itu, Disdukcapil Samarinda wajib mengindahkan permintaan warga di samping juga kewajiban aturan.

"Jadi, kita tidak ada alasan untuk menolak itu. Ada yang minta, pasti kami layani," tambahnya.

Alasan lain, keluarnya blanko KK juga terjadi akibat pemecahan anggota keluarga. Subhan mengatakan, hal itu terjadi akibat persyaratan pengajuan pendaftaran BPJS Kesehatan.

Subhan menerangkan, warga Samarinda yang merasa tidak memiliki kebutuhan finansial yang cukup, kebanyakan hanya ingin mendaftarkan beberapa anggotanya saja. Hal itulah yang menyebabkan beberapa warga memecah KK untuk kepentingan pendaftaran tersebut.

"Sesuai aturan, menjadi peserta BPJS itu wajib. Nah, masyarakat ini kadang ada yang mengakali aturan. BPJS (Kesehatan) kan tidak melihat siapa yang mendaftar, yang penting syaratnya lengkap," terangnya.

Kendati demikian, Subhan tidak menyalahkan adanya BPJS Kesehatan. Hanya saja, dengan adanya fenomena tersebut, pihak Disdukcapil Samarinda kekurangan blanko KK di tahun 2017.

"Ini bukan kesalahan BPJS-nya, hanya masyarakat saja yang suka mengakali. Ya, dengan adanya fenomena ini, kami kekurangan blanko," pungkasnya. (*)

Reporter : NR Syaian/KLIKSAMARINDA.COM    Editor : Dwi Hendro B.



Comments

comments


Komentar: 0