25 November 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Saksi Tak Datang, Sidang Megapungli TPK Palaran Samarinda Ditunda


Saksi Tak Datang, Sidang Megapungli TPK Palaran Samarinda Ditunda
Sidang lanjutan dugaan pemerasan pungutan liar (pungli) dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) Terminal Peti Kemas (TPK) Bongkar Muat Pelabuhan Palaran, Samarinda, di Pengadilan Negeri Samarinda, Senin, 4 September 2017 (Foto: KLIKSAMARINDA)

KLIKSAMARINDA.COM - Sidang lanjutan dugaan pemerasan pungutan liar (pungli) dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) di Terminal Peti Kemas (TPK) Bongkar Muat Pelabuhan Palaran, Samarinda, di Pengadilan Negeri Samarinda, Senin, 4 September 2017, ditunda. Penundaan sidang akibat, 10 saksi dari pelapor, penyidik, dan supir yang dijadwalkan tidak hadir.

Dijadwalkan sekira pukul 13.00 WITA, Ketua Majelis Hakim, Joni Kondolele didampingi Fery Haryanta dan Yoes Hartyarsa sempat memberikan waktu menunggu beberapa jam. Hingga pukul 15.15 WITA, saksi yang ditunggu tak kunjung datang. Majelis Hakim pun menunda sidang.

"Sidang kita tunda, sampai Kamis (7 September 2017)," kata Joni sebelum mengetuk palu sidang.

Digelar di Pengadilan Tipikor Samarinda, seusai sidang, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Agus Supriyanto mengatakan alasan saksi yang dihadirkan 10 orang belum bisa memberikan kesaksian hari ini.

"JPU ajukan 10 saksi untuk sidang hari ini. Tapi ditunda. Majelis dan JPU sepakat sidang pemeriksaan saksi dilanjutkan," kata Agus.

Kendati ditunda, dua terdakwa, Jafar Abdul Gaffar dan Dwi Hari Winarno terlihat didampingi penasihat hukumnya masing-masing.

Pun, sidang dua tersangka pungli lainnya, Heri Susanto alias Abun dan Noor Asriansyah alias Elly minggu sebelumnya, Selasa, 27 Agustus 2017, tertunda. Penundaan sidang juga terjadi saat masuk ke agenda pemanggilan saksi.

Untuk sidang Jafar dan Dwi, jumlah keseluruhan saksi yang bakal dihadirkan mencapai 120 orang. (*)

Reporter : NR Syaian/KLIKSAMARIDA.COM    Editor : Dwi Hendro B.



Comments

comments


Komentar: 0