19 Oktober 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Astaga, Ditinggal Libur. Koperasi Simpan Pinjam di Samarinda Jadi Sasaran Pencuri


Astaga, Ditinggal Libur. Koperasi Simpan Pinjam di Samarinda Jadi Sasaran Pencuri
Ilustrasi

KLIKSAMARINDA.COM - Sebuah kantor Koperasi Simpan Pinjam Swamitra di Jalan Pahlawan, Nomor 6, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi sasaran pelaku pencurian. Peristiwa tersebut diketahui setelah sejumlah karyawan mengetahui adanya aset yang hilang, Senin pagi 4 September 2017.

Penanggung Jawab Koperasi Swamitra, Ita Kasita, menerangkan, selama peringatan Hari Raya Idhuladha, seluruh karyawan liburkan. Dirinya tidak mengetahui sejak kapan barang-barang itu raib.

Menurut Ita, barang-barang yang hilang diketahui sejak Senin pagi, pukul 08.00 WITA. Tampak juga di lokasi brankas yang dicoba untuk dibongkar.

"Pagi sekitar jam 8.00. Selama 3 hari, kan. Sementara kamera dan reserver CCTV. Sempat mencoba brankas tapi gak berhasil karena brankasnya kita tanam," ujar Ita.

Petugas kepolisian Polsekta Samarinda Ulu langsung melakukan penyelidikan. Petugas menduga pelaku masuk melalui lantai 2 bangunan lain kemudian menjebol dinding pembatas ruko sebelah dengan koperasi yang terbuat dari plywood.

Setelah berhasil masuk, pelaku yang diduga berjumlah lebih dari satu orang ini, mengambil dua unit kamera milik perusahaan yang tersimpan di meja karyawan, server data nasabah, dan server kamera Closed Circuit Televisi (CCTV).

Petugas juga memeriksa sejumlah sidik jari yang diduga milik para pelaku. Di lokasi kejadian, penyidik dari Polsekta Samarinda Ulu, Aiptu Yuswon Lamani dari kepolisian menemukan sejumlah petunjuk penting. Namun, Aiptu Yuswon belum dapat memastikan adanya keterlibatan "orang dalam".

"Kita telah menemukan sidik jari. Tinggal tunggu hasilnya," ujar Aiptu Yuswon.

Kepolisian Polsekta Samarinda Ulu terus melakukan penyelidikan terkait kasus pembongkaran Koperasi Simpan Pinjam Swamitra Samarinda. Polisi telah mengamankan barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut. (*)

Reporter : M4N    Editor : Dwi Hendro B



Comments

comments


Komentar: 0