20 September 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Komisi III Bersedia Tuntaskan Persoalan Warga Yang Terdampak Tambang Batubara di Kukar


Komisi III Bersedia Tuntaskan Persoalan Warga Yang Terdampak Tambang Batubara di Kukar
Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Muhammad Samsun (Foto: KLIKSAMARINDA)

KLIKSAMARINDA.COM – Masa depan suram menyelimuti warga Desa Tudungan Hulu RT 006, Desa Jembayan Tengah, Kecamatan Loa Kulu, Tenggarong, Kutai Kertanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim).

Pasalnya, akibat penambangan batubara yang tidak memperhatikan lingkungan sekitar, warga menduga sungai kecil yang mengaliri sawah, kebun, serta air baku masyarakat tercemar.

Di sana, beroperasi tiga perusahaan tambang, yakni PT MPP (Mega Prima Persada) lalu PT MHU (Multi Harapan Utama) serta PT MPAS (Mahakam Prima Akbar Sejati) beroperasi di sekitar tiga Rukun Tetangga (RT).

Pada Selasa, 22 Agustus 2017, anggota Komisi III DPRD Kaltim melakukan peninjauan terhadap kondisi warga yang menyebut airnya tercemar dan mengakibatkan sawah padi gagal panen.

Dari pengamatan langsung, anggota Komisi III DPRD Kaltim, Muhamad Samsun mengatakan, kemungkinan pencemaran lingkungan akibat penambangan batubara dimungkinkan terjadi bila secara pengendaliannya tidak dikelola secara baik dan kemudian merugikan warga sekitar.

“Yah kita menunggu hasil uji teknis dari lab saja,” ujarnya.

Lanjut Samsun, sapaannya, menghimbau agar dalam proses tersebut menyerahkan sepenuhnya kepada dinas terkait. Menurut Samsun, jangan sampai warga dan pihak perusahaan terjadi tindakan di luar kewajaran dan tetap menciptakan suasana yang damai.

“Kami hanya memfasilitasi persoalan ini. Tetap keputusan ada di tangan dinas berwenang,” imbuhnya.

Saat peninjauan tersebut, hanya perwakilan perusahaan PT. MHU yang ikut dalam peninjauan. Saat diwawancarai Kliksamarinda, pihak PT MHU tidak mau memberikan komentar. (Adv)




Comments

comments


Komentar: 0