23 Oktober 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Sejarah Baru, Rita Widyasari Terima Upakarti


Sejarah Baru, Rita Widyasari Terima Upakarti
Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari, menerima penghargaan Upakarti dari Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Rabu 2 Agustus 2017 (Foto: Ist)

KLIKSAMARINDA.COM - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyerahkan 26 penghargaan kepada pelaku dan pemerhati industri dalam negeri. Penghargaan ini terdiri dari Penghargaan Upakarti, Penghargaan Desain Terbaik Indonesia dan Penghargaan Kreasi Prima Mutu tahun 2017.

"Penghargaan ini komitmen dari pemerintah guna mendorong tumbuhnya motivasi pelaku industri khususnya IKM agar terus meningkatkan produksi dan pemasaran sehingga mampu berdaya saing di pasar domestik dan ekspor," kata Airlangga melalui keterangan pers di Jakarta, Rabu, 2 Agustus 2017.

Dari Kalimantan Timur (Kaltim), Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari menerima penghargaan Upakarti. Rita masuk ke dalam kategori Jasa Kepedulian.

Rita Widyasari menerima penghargaan tersebut atas kepedulian terhadap pembinaan perkembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Kukar.

Selain Rita, terdapat nama-nama pesohor seperti Tri Rismaharini dari Kota Surabaya, Jawa Timur, Hendrar Prihadidari Kota Semarang, Jawa Tengah, Judas Amir, dari Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Andi Burhanuddin Unru dari Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, dan Qurais H. Abidin dari Kota Bima, Nusa Tenggara Barat.

Penghargaan Upakarti merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan oleh pemerintah kepada mereka yang telah berdedikasi melakukan sesuatu secara luar biasa dalam pengembangan IKM, baik yang berasal dari kalangan dunia usaha, lembaga, praktisi/profesional dan pemerintah daerah.

Dari 16 penerima Upakarti, lima penerima kategori Jasa Pengabdian adalah Ratu Munawaroh dari Kota Jambi, Provinsi Jambi, Endra Noflida Yuswir dari Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, Riswahyuni dari Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Arita Apolinadari Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, dan Imtihani dari Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Dengan penghargaan tersebut, Rita mengukir sejarah baru. Sejak Kukar berdiri, baru kali ini menerima Upakarti.

“Penghargaan ini sekaligus tantangan bagi Pemkab Kukar, agar terus melakukan pembinaan terhadap perkembangan IKM,” ucap Rita setelah menerima penghargaan di Kantor Menperin RI.

Adapun penerima penghargaan di bidang industri tahun 2017, yakni penerima Penghargaan Upakarti sebanyak 16 orang atau perusahaan yang terdiri dari lima penerima Jasa Pengabdian, lima penerima Jasa Kepeloporan, dan enam penerima Jasa Kepedulian.

Selanjutnya, penghargaan Gold Award Desain Terbaik Indonesia Kategori Desain Produk Industri Massal dan Telah Dipasarkan sebanyak enam penerima, serta penghargaan Kreasi Prima Mutu sebanyak empat penerima.

Untuk Jasa Kepeloporan, yaitu PT. Tri Jaya Teknik, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, IKM Cita Rasa Pagimana dari Kabupatan Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, PT. Rekadaya Multi Adi Prima dari Kabupaten Bogor, Jawa Barat, CV. Tashinda Putraprima dari Kabupaten Bantul, D.I.Yogjakarta, dan IKM Tenun Lansek Manih dari Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat.

Penghargaan Desain Terbaik Indonesia diberikan kepada perusahaan atau desainer yang telah melakukan upaya luar biasa dalam menghasilkan desain produk yang paling baik sesuai dengan performa desain dan memenuhi kriteria-kriteria Good Desain.

Penghargaan tersebut diserahkan kepada enam penerima, yaitu PT. Indovickers Furnitama, PT. Star Cosmos, Pala Nusantara, Jens Kreatif, PT. Pudak Oriental Indonesia, dan PT.Heavenly Nutrition Indonesia.

Sedangkan, Penghargaan Kreasi Prima Mutu diberikan kepada IKM yang telah menerapkan sistem manajemen pengendalian mutu produk secara terus menerus melalui Gugus Kendali Mutu yang dibentuk oleh masing-masing perusahaan.

Keempat penerima penghargaan tersebut adalah CV Tom Burger Group dari Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, CV. Esbas Toy's dari Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, UD. Riga Bintang Cenderawasih dari Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dan UD. Azhari dari Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. (*)

 

(Dari berbagai sumber)

Reporter :     Editor : Sanusi Bachtiar



Comments

comments


Komentar: 0