24 Juni 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Simak, Angin Jadi Sumber Energi Baru di Kalimantan Timur


Simak, Angin Jadi Sumber Energi Baru di Kalimantan Timur
Lanskap pantai di Balikpapan

KLIKSAMARINDA.COM - Dikaruniai angin dengan kecepatan 8.0 knot, kawasan pantai Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) ternyata bisa dimanfatkan sebagai sumber energi baru yang mampu menghasilkan energi listrik yang cukup besar.

Seperti yang dilakukan dua mahasiswa Institut Tehnologi Kalimantan di Pantai Makodam VI Balikpapan, Jumat pagi, 30 Juni 2017 dengan menggunakan kincir angin standar yang biasa digunakan untuk mengukur kelembapan suhu.

Para mahasiswa ini melakukan ujicoba untuk melihat kecepatan angin yang mampu menghasilkan listrik dari energi angin yang berhembus memutarkan kincir.

Penelitian ini juga bisa membantu para warga yang berkunjung di pantai untuk mengecas handphone mereka.

Adi Yuspi, salah seorang mahasiswa mengatakan, Kota Balikpapan yang memiliki garis pantai yang cukup panjang memungkinkan daerah ini mengembangkan sumber energi dari kecepatan angin di saat sumber energi dari sumber daya alam berupa minyak dan gas bumi serta batubara mulai menipis.

Kecepatan angin minimal di Pantai Balikpapan berhasil dihitung 7 knot atau 300 RPM dengan kecepatan ini dipastikan mampu menghasilkan 14 waat dalam 1 menit. Itu baru satu satu kincir yang digunakan.

Menurut Adi, bagaimana jika pemerintah membangun beberapa kincir dan disatukan dalam satu pembangkit. Tentunya akan mampu mengatasi kekurangan energi di Kota Balikpapan dan sekitarnya.

Adi Yuspi mengatakan biaya yang dikeluarkan juga tidak terlalu besar dengan menggunakan baterai aki bekas dan beberapa peralatan sederhana ia bersama dua rekannya mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat yang berlibur di pantai yang memerlukan energi untuk mengecas handphone

"Sangat potensial karena di Kota Balikpapan ini adalah salah satu daerah di Kaltim yang luas pesisir pantainya yang besar. Jadi potensi angin yang dihasilkannya kemungkinan cukup besar. Dan bisa dipastikan 20 tahun ke depan renewable energi bisa dihasilkan di sini dengan memanfaatkan energi angin.

Penelitian yang dilakukan para mahasiswa ini mendapat respon positif oleh kalangan masyarakat. Salah satunya Azam.

Warga Balikpapan ini mengatakan energi menjadi kebutuhan masyarakat global di masa mendatang. Penguasaan iptek di bidang energi di kalangan kaum muda merupakan salah satu faktor kunci dalam memenangkan kompetisi global.

"Kalau dari masyarakat awam kaya saya, masuk ke pantai tiba-tiba kok ada turbin? Buat apa gitu yah? Pemerintah mungkin bisa memanfaatkan apa kaya sumber daya alam di Balikpapan. Anginnya cukup kencang dan bisa dikembangkan menjadi pusat listrik tenaga angin," ujar Azam.

Semakin menipisnya sumber energi yang bersumber dari sumber daya alam berupa fosil dan batubara membuat negara harus dengan cepat melakukan riset iptek yang lebih tepat untuk kebutuhan masa depan.

Potensi angin bisa menjadi salah satu cara untuk menghasilkan energi yang murah meriah bagi masyarakat dari itu perlu diperkuat kebijakan terintegrasi antara akademisi/ perguruan tinggi dan industri. (*)

Reporter : M4N    Editor : Dwi Hendro B.



Comments

comments


Komentar: 0