11 Desember 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Nah, Belasan Buruh Sawit Dari NTT Batal Kerja ke Kalimantan Timur


Nah, Belasan Buruh Sawit Dari NTT Batal Kerja ke Kalimantan Timur
Ilustrasi buruh sawit (Foto: Ist)

KLIKSAMARINDA.COM - Enam belas tenaga kerja batal berangkat ke Kalimantan Timur (Kaltim). Pasalnya, polisi menduga mereka merupakan tenaga kerja illegal.

Kepolisian Resor Sikka menahan pengiriman 16 calon tenaga kerja ilegal di desa Nangalimang, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, NTT. Ke-16 tenaga kerja tersebut berasal dari daerah Kisol, Kabupaten Manggarai Timur.

Saat direkrut, mereka tidak pernah menandatangani dokumen yang berhubungan dengan pekerjaan yang dijanjikan tersebut.

Polisi mendapatkan laporan dari masyarakat terkait adanya rencana pengiriman tenaga kerja ke Kaltim. Karena itu, polisi melakukan operasi penahanan keberangkatan belasan calon tenaga kerja ilegal.

Dibantu warga yang melaporkan, pengiriman tenaga kerja ilegal melalui jalur laut itu pun dihadang polisi. Aparat mengamankan ke-16 tenaga kerja itu.

Kabid Humas Polda NTT, Jules Abraham Abast di Kupang, Kamis 8 Juni 2017, menjelaskan, dari 16 orang calon tenaga kerja ilegal itu terdapat dua orang balita yang akan diikutsertakan dalam pelayaran menuju ke Kaltim.

Rinciannya adalah 12 orang pria, empat orang perempuan dan sisanya adalah dua orang anak yang masih balita.

Hasil pemeriksaan sementara, 16 calon tenaga kerja ilegal tersebut nantinya akan bekerja sebagai buruh di Kalimantan Timur di salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan kelapa sawit.

"Kalau dari hasil pemeriksaan sementara mereka akan dipekerjakan di daerah kelapa sawit namun pihak kepolisian belum mengetahui perusahaan mana," tambahnya. (*)

Reporter :     Editor : Dwi Hendro B.



Comments

comments


Komentar: 0