11 Desember 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Kisah Model Samarinda: Suka Bagian Dada


Kisah Model Samarinda: Suka Bagian Dada
Princess Yaty Tata. (Foto: Instagram)

- Bagian tubuh mana yang kamu suka dari dirimu?
Yang paling cowok tunggu-tunggu tentang history aku kayaknya bagian tubuhku, ha-ha. Ya dari semua bagian tubuh, aku paling suka dada dan pantat kali ya. Tapi ini masih butuh latihan gym terus supaya tambah bagus.

- Kenapa kamu suka bagian tubuh yang itu?
Karena mayoritas cowok sukanya cewek yang punya dada bagus dan (maaf) bokong bagus. Jadi untuk meluluhkan hari semua lelaki badan itu harus bagus, sehat, bersih, cantik, manis, baik hati, dan tutur kata yang sopan juga. (Klik juga: Kisah Model Samarinda, Dulu Masih Pakai Baju Cabe-Cabean)

- Menurut kamu, kenapa cewek butuh perawatan tubuh?
Cewekng memperlu merawat tubuhnya. Yang pasti sih agar tubuh selalu sehat, dan cowok itu suka tubuh yang bersih.

- Kamu memiliki kaki panjang dan jenjang. Punya cerita soal itu?
Ya aku punya cerita tentang kaki yang panjang ini. Kadang dipuji kadang diejek. Ya cowok ada yang suka kaki yang panjang, ada juga cowok sukanya kaki yang biasa-biasa saja. Ya kadang dipuji 'kakinya panjang banget sih..' tapi ada juga yang kritik 'jeleknya kepanjangan kaki....'.

- Bagaimana tanggapan orangtua tentang aktivitas kamu?
Mereka mendukung aku, sebagaimana cita-cita aku sendiri jadi artis, jadi orang yang sukses, punya uang dan pahala melimpah. Saran mereka sih aku tidak berlebihan untuk foto-foto, karena juga harus menjaga nama baik keluarga.

- Sejak kapan menggunakan Instagram?
Sejak 2013. Sebelum Instagram, aku main Facebook. Dari Facebook aku bisa terkenal, alhamdulillah. Tapi aku sudah nonaktifkan Facebook, terus beralih ke Instagram.

- Ceritakan bagaimana ceritanya followers Instagram kamu bisa banyak?
Dari awal Facebook aku sudah memberitahukan kepada teman-teman Facebook kalau aku sementara tidak memakai Facebook dan beralih ke Instagram dengan nama "Princess Yaty Tata" dan itu salahsatu faktor kenapa followers aku banyak.
Faktor lain karena sebagian orang mungkin suka melihat Instagram aku. Maka dari itu mereka berbondong-bondong follow aku, he-he. Tapi ada juga sebagian yang kurang suka melihat Instagram aku. Kita sebut saja haters.

- Apa sisi positif dan negatif punya followers banyak?
Punya banyak followers itu ada yang menyenangkan, ada juga yang tidak menyenangkan. First yang menyenangkan, makin banyak followers makin banyak rezeki yang melimpah, alhamdulillah. Banyak endors, banyak job, kayak job-job foto baju distro, job SPG. pokoknya banyak deh rezeky yang melimpah dari followers allhamdulillah. Yang tidak menyenangkan dari instagram maybe orang yang komen2 atau berkata tidak sopan.

- Bagaimana cara kamu menghadapi haters?
Cara aku menghadapi haters di Instagram paling blokir doang.

- Medsos lain yang kamu gunakan selain Instagram?
Line, BBM, WA, Musacaly ada cuma enggak main, Snapchat juga ada tapi enggak terlalu aktif.

- Ceritakan tentang nickname kamu di Instagram?
Kenapa saya punya nama Instagram "Princess Yaty Tata" karena nama "Yaty Tata" sudah banyak dipakai di Instagram.
Kenapa nama aku "Yaty Tata" padahal nama asli aku "Jumiati"? Awalnya aku punya teman namanya Evi. Nah aku main nama panggilan samaran sama dia. Aku panggil dia, dan dia panggil aku Tata. Nah, dia kenalkan aku ke teman-temannya dengan nama Tata. Jadi keterusan deh dipanggil Tata. Awalnya nama panggilan aku Yaty, dan berhubung ada juga yang panggil aku Tata, ya jadilah "Yaty Tata". (*)

 

BIODATA

Nama: Jumiati
Tempat Tanggal Lahir: Samarinda 15 Oktober 1998
Orangtua
Ayah: Sirajuddin
Ibu: Mahlina
Saudara: Pudin, Inur, Rahman, Marny.
Status di Keluarga: Anak ke 5 dari 5 bersaudara (bungsu)

Minuman favorit: susu putih
Makanan favorit: sayur pakis
Hobi: foto model, gym, SPG

Riwayat Sekolah:
- SD Negeri 022 Samarinda
- SMP Negeri 3 Samarinda
- SMA Negeri 4 Samarinda

Prestasi Akademik:
- Juara II olimpiade IPA Biologi Se-Kalimantan
- Peringkat III Jenjang SD
- Peringkat I Jenjang SMP
- Peringkai VI Jenjang SMA
- Sertifikat Wisuda TKA/TPA

Reporter : Fai    Editor : Fai



Comments

comments


Komentar: 0