23 September 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Jomblo, Orangutan Albino Dari Kalimantan Ini Kemungkinan Tak Disukai Pejantan


Jomblo, Orangutan Albino Dari Kalimantan Ini Kemungkinan Tak Disukai Pejantan
Orangutan Kalimantan diklasifikasikan sebagai spesies yang secara kritis terancam punah. (Foto: BOSF/AFP)

KLIKSAMARINDA.COM - Status jomblo mungkin tidak hanya berlaku pada manusia, tetapi juga pada orangutan unik bernama Alba dari Kalimantan ini. Kata Kepala Dokter Hewan Yayasan Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF), wujud hewan liar betina yang menderita albino ini berpotensi menimbulkan dampak langsung maupun tidak langsung.

"Implikasinya lebih besar dari yang kami bayangkan. Kulitnya lebih rentan, lebih mudah terbakar, lebih mudah terkena kanker kulit. Lalu, karena orangutan seperti manusia dalam konteks sosial, kemungkinan dia tidak disukai jantan sehingga sulit berkembang biak. Kemudian, karena warna kulitnya, dia sulit bertahan hidup mengingat dia mudah ditemukan predator atau pemburu," papar Fransiska, seperti dikutip Klik Samarinda di laman BBC.

Lantaran kondisi langka dan unik Alba, Yayasan BOSF belum bisa memastikan apakah hendak terus merawatnya atau melepasliarkannya ke hutan sebagaimana dilakukan terhadap orangutan dewasa.

Untuk diketahui, Alba sebelumnya ditangkap warga desa di Kapuas, Kalimantan Tengah, beberapa waktu lalu. Warga setempat terkejut melihat orangutan berwarna putih beraktivitas di hutan yang dekat dengan pemukiman penduduk.

Orangutan langka itu kini dirawat BOSF. Alba sempat ditempatkan di kandang selama dua hari dan masih menunjukkan tingkah laku liar. Namun demikian, orangutan itu bisa saja dilepaskan ke alam liar dalam waktu dekat.

Menariknya, orangutan albino tergolong sangat langka dan selama 25 tahun BOSF beroperasi di Kalimantan. Tidak heran, kasus ini ini menjadi penemuan dan penyelamatan orangutan albino pertama.

BOSF memastikan orangutan tersebut tergolong albino setelah dilakukan pemeriksaan fisik, di antaranya mata Alba yang peka terhadap cahaya. Adapun usianya diperkirakan 5 tahun. (*)

Reporter : Kim    Editor : Fai



Comments

comments


Komentar: 0