18 Oktober 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Nah, Warung Kopi Pangku di Jalan Poros Samarinda Tenggarong Dibongkar Satpol PP


Nah, Warung Kopi Pangku di Jalan Poros Samarinda Tenggarong Dibongkar Satpol PP
Petugas gabungan menertiban warung remang-remang di Jalan Poros Samarinda-Tenggarong, Sabtu 14 Mei 2017 (Foto: Bery)

KLIKSAMARINDA.COM - Jelang Ramadan 1438 H, petugas gabungan Satpol PP Samarinda, Satpol PP Provinsi Kaltim, TNI, dan POLRI menertibkan sejumlah warung remang-remang di sepanjang jalan perbatasan Samarinda-Tenggarong, Kalimantan Timur (Kaltim). Penertiban berlangsung Sabtu sore, 13 Mei 2017.

Petugas menduga jika warung ini dijadikan tempat prostitusi oleh pemiliknya. Aktivitas warung kopi yang dikenal dengan istilah kopi pangku ini membuat petugas membongkarnya.

Sejumlah warung di beberapa titik ruas jalan telah berdiri sejak 4 tahun lalu. Deretan warung kopi yang menjajakan jajanan ringan.

Nah, selain membongkar warug, petugas langsung memasang spanduk peringatan untuk warung-warung tersebut. Kasatpol PP Samarinda, AKBP Ruskan menyatakan, pihaknya

Namun, razia tersebut diduga bocor. Pasalnya, di area warung-warung tersebut tak terlihat pemilik maupun pekerja warung.

Petugas Satpol PP langsung memeriksa penghuni tempat tersebut, seperti kelengkapan identitas kependudukan hingga surat dokumen tanah.

Suasana razia gabungan sempat memanas. Pemilik warung dan warga tidak terima tempat usahanya dibongkar paksa. Kondisi kembali kondunsif, setelah petugas melakukan negosiasi dengan warga.

Petugas mengamankan warga yang tidak dapat menunjukkan identitas lengkap dan membawanya ke kantor Satpol PP. Petugas juga membmongkar sejumlah tempat yang tidak berpenghuni.

Kasat Satpol PP Samarinda, AKBP Ruskan menyatakan, tak ada larangan menjual kopi. Tetapi, jika usaha dagang itu disertai praktik prostitusi, maka pihaknya akan langsung menertibkan.

"Kita sering memberikan himbauan. Pak RT juga menempel larangan melakukan kegiatan itu. Anda tahu sendiri ternyata mereka juga tetap melakukan itu," ungkap AKBP Ruskan.

AKBP Ruskan menambahkan, akan terus mengawasi tempat-tempat tersebut, meskipun telah dilakukannya pembongkaran serta penyegelan.

Dalam razia tersebut, petugas Satpol PP menyita barang seperti kasur, kipas angin dan barang lain-lainnya. Petugas menduga barang-barang tersebut berkaitan dengan dugaan praktik prostitusi. (*)

Reporter : Ambarwati    Editor : Dwi Hendro B



Comments

comments


Komentar: 0