20 September 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Pemkot Samarinda Bentuk Tim Selesaikan Bendang


Pemkot Samarinda Bentuk Tim Selesaikan Bendang
Wakil Walikota Samarinda, Nusyirwan Ismail (Foto: KLIKSAMARINDA.COM)

KLIKSAMARINDA.COM - Wakil Walikota Samarinda, Nusyirwan Ismail menuturkan Pemkot Samarinda bakal menata kembali kerjasama dengan pihak ketiga, terkait pengelolaan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bendang I dan II.

Dua proyek pembangunan IPA tersebut menemukan titik terang. Dalam kedua persoalan ini, baik investor dari IPA Bendang I maupun II diminta untuk menyelesaikan persoalan investasi yang saat ini belum terhitung secara jelas.

Nusyirwan menuturkan hal tersebut terjadi karena sudah ada advis (saran hukum) dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk IPA Bendang I.

"Ada tim dari PDAM yang akan melakukan perhitungan yang jelas terkait investasi yang selama ini belum jelas dihitung oleh investor, yaitu PT WATTS (PT Wahana Abdi Tirta Teknika Sejati),” ujar Wakil Walikota Nusyirwan Ismail seusai Rapat Kordinasi, beberapa waktu lalu.

Dalam tim tersebut, ia memastikan juga akan melibatkan pihak dari WATTS karena pembangunan IPA Bendang ini merupakan perjanjian Build Operate and Transfer (BOT). Hal itu dimaksudakan agar pihak pengelola akan diserahkan kepada Pemkot Samarinda selaku pemilik lahan.

"Biarkan tim itu bekerja, nanti sebulan lagi akan segera terlihat hasilnya seperti apa dan kami minta PT WATTS juga konsisten untuk menyelesaikan persoalan sampai tuntas," jelasnya.

Untuk persoalan IPA bendang II, Nusyirwan mengatakan pihak Pemkot Samarinda tidak bisa mengabulkan permintaan investor PT Davindo Jaya Mandiri (DJM) untuk mengadendum peraturan awal.

Sejak awal, lanjutnya, kerjasama yang dibangun dinilai tidak ada menguntungkan PDAM. Pun, jika mengharuskan diadendum, perjanjian awalnya sudah tidak bisa lagi dilanjutkan.

"Makanya dari pihak PDAM memutuskan untuk tidak melanjutkan kerjasama kecuali membuat kesepakatan baru dari awal," jelasnya.

Beberapa hal harus dipertegas jika ingin melanjutkan kerjasama. Pemkot Samarinda mengajukan tiga hal penting kepada pihak PT DJM.

"Tiga hal yang harus jelas itu soal tarif, teknis, dan hukumnya. Kalau tiga hal itu terpenuhi, maka kerjasama bisa lanjut,” tutup Nusyirwan. (*)

Reporter : NR Syaian    Editor : Dwi Hendro B



Comments

comments


Komentar: 0