11 Desember 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Aduh, Pengangguran di Samarinda Dinilai Malas Tangkap Peluang, Kok Bisa?


Aduh, Pengangguran di Samarinda Dinilai Malas Tangkap Peluang, Kok Bisa?
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Samarinda, Erham Yusuf (Foto: KLIKSAMARINDA.COM)

KLIKSAMARINDA.COM - Peningkatan angka pengangguran di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) tak terlepas dari para pencari kerja yang tak mau menangkap peluang yang ada. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Samarinda, Erham Yusuf menuturkan perlu adanya sebuah motivasi untuk membangun masyarakat yang produktif.

"Kita dorong itu melalui Bidang Penempatan dan Perluasan Pekerjaan. Kita sendiri juga merasa masyarakat perlu dimotivasi dan dibangun agar ke depan juga mau bekerja. Ada lapangan pekerjaan juga tidak ditangkap," jelasnya kepada KlikSamarinda saat peringatan Hari Buruh, 1 Mei 2017.

Ia menuturkan, banyak lapangan usaha baru di sektor pusat perbelanjaan yang banyak tumbuh di Samarinda. Namun sayangnya, para pencari kerja lagi-lagi tak menangkap peluang tersebut.

"Tidak tanggap. Jadi rata-rata karyawannya juga dari luar," sebutnya.

Walikota Samarinda, Syaharie Jaang, ditemui usai pertemuan yang sama menyatakan, dirinya membuka tumbuhnya peluang bisnis mall tak terlepas dari kemampuan sektor tersebuit menyerap tenaga kerja.

"Saat saya menghadiri pembukaan mall, peletakan batu pertama hotel atau apapun, sebenarnya yang ada di pikiran saya adalah dengan masuknya investor di Kota Samarinda akan menyerap tenaga kerja. Kesempatan kerja yang akan mengurangi pengangguran dan menambah pendapatan," beber Jaang.

Pun, upaya yang dilakukan orang nomor satu di Kota Tepian ini ialah membatasi setiap perusahaan yang berdiri untuk menyerap pekerja dari luar daerah.

"Karena, warga Samarinda juga butuh kerja banyak. Kecuali jabatan tertentu. Kalau pekerja biasa, kenapa tidak warga Samarinda saja yang masih bisa dididik?" ungkapnya. (*)

Reporter : NR Syaian    Editor : Dwi Hendro B.



Comments

comments


Komentar: 0