20 September 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

BPJS Kesehatan Libatkan Kader JKN KIS Untuk Tagih Iuran


BPJS Kesehatan Libatkan Kader JKN KIS Untuk Tagih Iuran

KLIKSAMARINDA.COM - BPJS Kesehatan Kota Samarinda melaunching 11 kader Jaminan Kesehatan Nasional/Kartu Indonesia Sehat (JKN/KIS). Kader tersebut menjadi kepanjangan tangan BPJS Kesehatan di lapangan untuk mengingatkan dan menagih peserta penunggak iuran langsung door to door.

Kepala BPJS Kesehatan, dr. Johana mengatakan, para kader telah menerima pembekalan. Sebanyak 11 kader disiapkan untuk menyisir masyarakat penunggak iuran untuk tiap wilayah Kota Samarinda.

Johana mengatakan, adanya kader JKN-KIS akan membantu masyarakat dalam memperoleh informasi terkait program serta memastikan peserta senantiasa membayar iuran tepat waktu. Bagi BPJS Kesehatan, pembentukan Kader JKN-KIS adalah sebagai upaya memperluas dan meningkatkan jumlah kepesertaan serta meningkatkan kolektabilitas iuran BPJS Kesehatan.

Para kader nantinya akan memiliki minimal 500 KK/kader atau sebanding dengan 1500 jiwa perkader.

untuk wilayah kerja BPJS Kesehatan Samarinda terdapat 11 kader yang terdiri dari 9 kader di wilayah kota Samarinda 1 kader JKN KIS Kabupaten Kutai Kartaegara dan 1 Kader JKN KIs Kabupaten Kutai Timur.

"Nantinya para kader JKN-KIS akan melakukan costumer visit, terutama untuk mengingatkan peserta JKN-KIS terhadap kewajiban dalam membayar iuran setiap bulannya" ujarnya.

Para kader merupakan hasil seleksi dan harus mengantongi rekomendasi dari desa/kelurahan. Mereka diberi data yang sifatnya rahasia, bekerja menyisir peserta yang menunggak di lingkungannya masing-masing.

Para petugas dibekali kartu identitas resmi dan kegiatannya diketahui lurah/kades setempat. Mereka juga membawa alat mesin Electronic data capture (EDC) dengan sistem pembayaran bekerjasama dengan sejumlah Bank yang ada di Samarinda.

"Kami pastikan kader hanya memungut iuran di lingkungan sendiri sehingga dikenal oleh masyarakat. Masyarakat juga perlu teliti saat didatangi karena kader ini resmi, kami juga tidak ingin kegiatan ini dimanfaatkan pihak tak bertanggung jawab dan dipakai aksi penipuan," kata Johana.

Kegiatan ini memberi kemudahan dalam pembayaran dan pengaktifan kembali kartu JKN/KIS.

"Petugasnya bakal menunjukkan kartu sudah aktif kembali lewat aplikasi langsung setelah tunggakan dibayar," lanjut Johana.

sebagai perwakilan BPJS Kesehatan seorang kader JKN KIS harus memiliki kemampuan dasar dan memahami cara mengakses layanan kesehatan di fasilitas tingkat pertama, mengakses layanan kesehatan fasilitas rujukan tingkat lanjut, serta mengetahui cara melakukan perubahan fasilitas.

Kader juga wajib memberikan informasi persyaratan dan tatalaksana penggantian FKTP termasuk informasi tentang jangka waktu yang diperbolehkan untuk melakukan perubahan kartu. Kader JKN KIS juga bertugas menyampaikan keluhan dari para peserta BPJS Kesehatan.

"Dengan berjalannya program kader JKN-KIS ini akan menjadi salah satu upaya untuk mewujudkan cakupan semesta peserta JKN-KIS," tegasnya. (*)

Reporter : M4N    Editor : Dwi Hendro B



Comments

comments


Komentar: 0