11 Desember 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Selamat! Kaltim Masuk Indeks Berintegritas Baik saat UN


Selamat! Kaltim Masuk Indeks Berintegritas Baik saat UN
Anies Baswedan. (Foto: Ist)

KLIKSAMARINDA - Pelaksanaan ujian nasional telah usai dilaksanakan, beberapa waktu lalu. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melansir, indeks integritas UN di Kalimantan Timur dianggap baik.

Bersama dengan Jakarta, Jawa Timur (Jatim), dan Nusa Tenggara Timur (NTB), Kaltim masuk dalam deretan empat provinsi mumpuni dalam penyelenggaraan UN untuk tingkat Sekolah Menegah Atas (SMA)/Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)/Madrasah (MA)/Sederajat.

Untuk diketahui, dalam indeks integritas ini, ada sejumlah tingkat penilaian. Diantaranya. Sangat baik, baik, dan cukup.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan menyatakan, Jakarta adalah contoh daerah yang memiliki tinggak indeks integritas UN tinggi. Hasilnya, capaian nilai UN yang ditorehkan para siswa juga tinggi.

Menurut Anies, ada sejumlah alibi mengapa Jakarta unggul di UN tahun ini. "Secara mutu dan kualitas pendidikan, Jakarta memang sudah cukup baik," sebutnya.

Meski Jakarta punya posisi moncer, Anies menyatakan, prestasi indeks integritas UN di Kaltim tak bisa dipandang sebelah mata. "Perlu diingat, pencapaian nilai UN yang tinggi dengan tingkat integritas tinggi juga ada di Kaltim," imbuhnya.

Disinggung soal kecurangan saat pelaksanaan UN di sejumlah daerah, Anies menegaskan, pemerintah pusat tak akan lagi berdiam diri. Anies berjanji, semua masalah yang ditemukan di lapangan lansgung ditindak.

"Berbeda dengan dulu. Sekarang laporan UN akan mengungkap kecurangan. Ini adalah spirit untuk memperbaiki mutu pendidikan secara continue," bebernya.

Anies menambahkan, UN kali ini tak sekadar untuk menjadi bahan perbaikan integritas pendidikan di Tanah Air. Tapi juga ditujukan untuk para siswa, guru, serta sekolah.

"Ini adalah upaya pemerintah pusat untuk mengembalikan praktik kejujuran dan berintegritas di seluruh aspek," tutupnya. (*)

Reporter : Ken    Editor : Fai



Comments

comments


Komentar: 0