20 September 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Kontak Fisik Dilarang Dalam PAMB Unmul


Kontak Fisik Dilarang Dalam PAMB Unmul
Mahasiswa baru tengah berbaris di halaman parkir GOR Unmul Samarinda (Foto: KlikSamarinda)

KLIKSAMARINDA - Pelaksanaan Percepatan Adaptasi Mahasiswa Baru (PAMB) Universitas Mulawarman tak luput dari perthatian pihak rektorat. Menurut Rektor Unmul Prof. Dr. Ir. Masjaya, pihaknya telah membuat peraturan baru.

Peraturan baru ini tertuang dalam Petunjuk Operasional Baru (POB). Masjaya menegaskan, siapa yang melanggar POB akan dikenai teguran dan sanksi sesuai pelanggaran yang dilakukan.

"kami telah membuat Petunjuk Operasional Baru. siapa yang melanggar peraturan akademik akan diberikan teguran atau sanksi sesuai pelanggaran," ujar Masjaya.

Usai pelaksanaan PAMB 2015, mahasiswa baru akan melewati PAMB di tingkat fakultas. Masjaya telah menyusun konsep pelaksanaan PAMB di tingkat fakultas agar lebih menekankan pada upaya pengenalan program percepatan perkuliahan.

Masjaya membantah jika PAMB 2015 mengandung perpeloncoan. Menurut Masjaya, kegiatan PAMB 2015 menekankan pada asepk kebersamaan pada masing-masing fakultas.

"Anda bisa lihat tidak ada tindakan yang mengandung perpeloncoan. Mereka diajak untuk membangun kebersamaan. Intinya, kebesaran universitas tidak didasari Rektor dan seluruh jajarannya. Tetapi, ditentukan civitas akademia termasuk mahasiswa baru dan mahasiswa senior," tegas Masjaya.

Masjaya menambahkan, tindakan fisik dan kekerasan juga tidak dibenarkan pihak Rektorat. Tindakan seperti teriakan dan yel-yel untuk membangun semangat masih dapat ditoleransi.

"Selama itu masih membangkitkan semangat, tidak masalah. tetapi kalau sudah menyangkut tindakan fisik, tidak kita bolehkan," pungkas Masjaya.

Sekitar enam ribu mahasiswa baru akanmenjalani serangkaian kegiatan PAMB baik di tingkat Universitas maupun fakultas. Untuk PAMB universitas, berlangsung pada Rabu, 26 Agustus 2015 bersamaan dengan pameran alutsista TNI AD di GOR Unmul Samarinda Kalimantan Timur. (*)

 

Reporter : Inu     Editor : Dwi Hendro B



Comments

comments


Komentar: 0