26 Februari 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Kecelakaan di Poros Samarinda-Tenggarong, Gadis Cantik Ini Tabrak Tiang Listrik


Kecelakaan di Poros Samarinda-Tenggarong, Gadis Cantik Ini Tabrak Tiang Listrik
Mobil merek Honda Jazz yang digunakan NS tampak mengalami rusak parah di bagian depan. (Foto-foto: Facebook)

KLIKSAMARINDA - Ini bisa jadi pelajaran bagi putra-putri Anda yang belum cukup umur namun sudah mengendarai mobil.

Sabtu (1/8/2015) kemarin, sebuah mobil merek Honda Jazz, mengalami kecelakaan lalulintas di sekitar jalan poros Samarinda-Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar). Parahnya, sang pengemudi --sekaligus korban-- masih berusia sekira 15 tahun.

Ceritanya bermula saat NS dan sejumlah rekannya, mengendarai 2 kendaraan roda 4 yang melintasi rute menuju Kota Raja dari Kota Tepian.

Di jalan, NS yang mengemudikan Honda Jazz berwarna kuning, beradu cepat dengan rekannya yang mengendarai mobil merek Toyota Fortuner.

/images/img_galeri/1TABRAK (1).jpg

Tanpa diduga, NS yang kadung menginjak gas terlalu dalam, tak mampu mengendalikan arah kendaraan alias mengalami out of control saat berusaha menyalip rekannya itu.

Di waktu yang bersamaan, jalan yang dilalui NS sudah berada di tikungan dengan kontur menanjak. Dalam sekejap, mobil yang dibawa NS itu sempat terbang sebelum akhirnya menabrak tiang listrik di median jalan.

Akibatnya, kerusakan parah terlihat di bagian depan sebelah kanan mobil hingga melepaskan pelat kendaraan.

Kuatnya benturan bahkan terlihat ketika oli mesin berceceran di bagian bawah kendaraan itu.
Beruntung, NS tak mengalami luka parah lantaran diduga mengenakan safety belt saat benturan terjadi.

Namun, pasca kejadian, NS yang mengenakan cardigan dan semi hot pants hitam bergambar macan tampak syok.

/images/img_galeri/86TABRAK (2).jpg

Di media sosial, Facebook, foto-foto ini sendiri diunggah sejumlah akun. Sedikitnya, ada 149 testimoni yang saling bersahutan soal kejadian ini.

Beberapa di antaranya tak sedikit mem-bully. Lainnya mengomentari tindakan NS. "Supirnya anak kecil enggak punya SIM (Surat Izin Mengemudi, Red.)," cuap akun Didi Rahmadi Zaini.

"Driver-nya ini masih anak-anak, kelihatan belum cukup umur sudah bawa mobil," cetus akun lainnya, Achmad Ardi Bawono.

Kendati begitu, tak sedikit pula netizen yang mengingatkan agar tidak mem-bully korban. "Mohon jangan mem-bully orang yang kena musibah dengan komentar aneh-aneh. Kalian semua belum pernah menalami kecelakaan roda 4 kan? Saya sudah dan itu hampir merenggut nyawa saya, dan kecelakaan itu meninggalkan luka permanen baik itu fisik dan psikis. Setelah 5 tahun berlalu itu pun masih
meninggalkan trauma. Jadi saya mohon kedewasaannya dalam berkomentar," tulis akun Dwi Saputra.

"Sudah seharusnya kita tidak terlalu mem-bully (menyebut nama korban, Red.) yang habis terlibat musibah. Sebagai manusia kita doakan agar kejadian seperti itu tidak terulang lagi, dan ini menjadi pelajaran terutama untuk Anda yang sudah menjadi orangtua agar tidak membiarkan anaknya berkendara di bawah umur dan ugal-ugalan. Begitu pula untuk teman-teman yang remaja, mari kita bersama-sama belajar untuk menjadi pengemudi/pengendara yang aman demi keselamatan Anda dan
pengguna jalan yang lain. Ingat, jalanan milik bersama, bukan milik Anda seorang," timpal akun lain, Anthony Alenta Pedrosa. (*)

Reporter : Ken    Editor : Fai



Comments

comments


Komentar: 0