20 Oktober 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Tepis Kampanye Negatif Tentang Sawit, Indonesia Kerjasama Dengan Jerman


Tepis Kampanye Negatif Tentang Sawit, Indonesia Kerjasama Dengan Jerman
Perkebunan kelapa sawit (Iustrasi)

KLIKSAMARINDA.COM - Kementerian Pertanian akan membangun kerjasama dengan Kementerian Pangan dan Pertanian Jerman. Keduanya akan membangun kerjasama untuk menepis isu black campaign CPO di pasar Eropa.

Komitmen tersebut terjadi setelah kedua belah pihak melangsungkan pertemuan bilateral antara Menteri Pertanian RI dengan Menteri Pangan dan Pertanian Jerman pada Minggu 3 April 2016.

Jerman menyatakan berkomitmen membantu Indonesia untuk menepis kampanye negatif CPO. Pada pertemuan bilateral antara Mentan, Amran Sulaiman dengan Menteri Pangan & Pertanian Jerman, Cristian Schmidt, tercetus usulan pembentukan Kelompok Kerja Kecil untuk membahas harmonisasi standar ISPO dengan standar CPO yang dimiliki pihak Jerman.

Penekanan dikhususkan pada aspek keberlanjutan dari produksi.

Mentan juga berkesempatan menjelaskan fungsi strategis Tanaman Minyak Kelapa Sawit, antara lain dari sisi Community development

Menurut Mentan, terdapat 4 juta petani yang terkait langsung dalam pertanaman kelapa sawit. Jika 1 keluarga memiliki rata-rata 3 orang anak, imbuh Mentan, maka 16 juta orang terlibat secara lagsung dalam industri tersebut.

Jumlah tersebut akan bertambah jika diperhitungkan jumlah orang yang terlibat secara tidak langsung, yang diperkirakan mencapai 40 juta orang.

"Indonesia tidak boleh menutup mata terhadap penghidupan 40 juta orang. Oleh sebab itu, bagi Indonesia, minyak kelapa sawit sangat penting untuk future," ujar Amran seperti dilansir Kementerian Pertanian pada Minggu 3 April 2016.

Pertemuan dua menteri ini juga membahas masalah investasi dan akses pasar produk susu Jerman ke Indonesia. Investasi bidang pertanian khususnya gula, jagung & sapi disambut baik Menteri Cristian. Pihaknya berjanji akan memfasilitasi akses pasar produk susu ke Indonesia

Mentan menyambut baik keinginan Jerman untuk melakukan pemasaran susu ke Indonesia sepanjang hal tersebut dapat bersaing dengan negara pemasok susu yang telah ada sebelumnya. (*)

Reporter : Magie Aksan    Editor : Dwi Hendro B.



Comments

comments


Komentar: 0