18 Oktober 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Pungli di Sekolah? Laporkan!


Pungli di Sekolah? Laporkan!
Suasana PPDB di SMK Negeri 7 Samarinda, beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)

KLIKSAMARINDA - Dugaan pungutan liar jelang tahun ajaran baru membuat kalangan legislatif di Kalimantan Timur resah.

Safuad, anggota Komisi I DPRD Kaltim meminta, para orangtua dan pelajar yang menemukan praktik itu untuk tidak takut melapor.

Terutama kepada Dinas Pendidikan (Disdik) provinsi/kota, instansi terkait, atau pula pihak berwajib.

"Tindakan pungli tidak bisa dibenarkan dari sisi hukum manapun. Kalau ada sekolah yang melakukan pungli, harus ditindak tegas," jelas politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini.

Safuad menyatakan, perlindungan bagi orangtua --wali murid-- dijamin melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudyaan (Kemendikbud) jika melaporkan sekolah yang terbukti melakukan pungli.

Laporan itu, terang Safuad, nantinya akan didata melalui penjelasan tertulis dan kesaksian. Pun, laporan tersebut akan dijadikan rujukan untuk kroscek langsung di lapangan.

Safuad mengingatkan, pungli yang dilakukan oleh oknum tertentu itu tentu saja merusak citra pendidikan.

Sebab, baik pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim telah banyak memberikan bantuan dan keringanan kepada siswa.

"Sekolah negeri gratis, muridnya tidak dipungut biaya, masyarakat harus mendapatkan pelayanan terbaik. Harapankami tentu pengli tidak terjadi di Kaltim," urainya.

Disamping itu, Safuad mengingatkan agar masing-masing Disdik di tingkat kabupaten/kota hingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Pemerintah Kota (Pemkot) menjalin koordinasi.

Terutama di wilayah pedalaman dan perbatasan. "Pengawasan di wilayah ini harus ketat, karena sangat rentan. Jangan sampai dimanfaatkan oknum tertentu untuk mencari keuntungan," tukasnya. (*)

Reporter : Humas DPRD Kaltim    Editor : Fai



Comments

comments


Komentar: 0